Menuju “Khitamuhu Misk” di Kampus Hijau STIS
Segala sesuatu ada masanya. Saat masih menjadi mahasiswa, adalah masanya untuk menerima ilmu dan pembelajaran. Namun ketika sudah lulus, tibalah masanya untuk memberi.
Membangun Miniatur Peradaban Islam


Segala sesuatu ada masanya. Saat masih menjadi mahasiswa, adalah masanya untuk menerima ilmu dan pembelajaran. Namun ketika sudah lulus, tibalah masanya untuk memberi.
“Doanya yah! Doakan Ustadz!”
“Kalau aku yakin saja. Aku prioritaskan Al-Qur’an, dunia mah ngikut….”
“MasyaAllah sejak tahu akan ikut tasmi’, anak saya jadi rajin dan lebih pagi datang ke sekolah, ustadzah, karena ada kegiatan murajaah bersama menjelang tasmi’”
“Jangan lupa untuk terus memuraja’ah hafalan Al-Qur’an yang telah dihafal. Ini yang paling penting dari urgensi kegiatan ini”
Wanita-wanita di Palestina, yang harus menghadapi kehilangan anak-anaknya dalam peperangan, tetap mengucap hamdalah ketika mendengar kabar syahidnya sang buah hati.
Dia juga cerita, sepanjang perjalanan tadi ternyata dia membaca dzikir
“Bersyukurlah hidup di pondok…”
“Faktor lainnya, syaikh juga menemukan ketenangan hati dan kedamaian jiwa dan utama adalah nama ‘ar-Riyadh’itu sendiri”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments