Bayangkan Keseruannya, Saat Anak-anak KB-RA Menyetorkan Hafalan Al-Qur’an!

Tasmi Hafalan Qur’an Juz 30 murid KB-RA di Gunung Tembak, Kamis, 13 Ramadhan 1446 H (13/3/2025).* [Foto: Media KBRA/@Ummulqurahidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id | SENJA menyapa dengan lembut di halaman KB Al-Aulad Hidayatullah dan RA Raadhiyatan Mardhiyyah.

Kelembutan ini menyatu dengan ramainya suasana di pojokan Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur itu.

Puluhan pasang mata, baik dari orang tua, guru, maupun keluarga besar sekolah, tertuju ke panggung sederhana tempat anak-anak istimewa bersiap memperdengarkan hafalan Al-Qur’an juz 30 mereka.

Saat itu, sebanyak 38 peserta cilik murid KB-RA telah menyiapkan diri. Mereka sudah datang ke sekolah sejak bakda zuhur. Acara dimulai bakda ashar.

Tasmi’ Hafalan Juz 30 ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sebuah momentum haru dan kebanggaan.

Bukan Sekadar Ujian Hafalan

Hari itu, Kamis, 13 Ramadhan 1446 H (13/3/2025), Kepala Sekolah KB-RA, Ustadzah Mujtahidah, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi juga bagian dari membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

“Kita berada di bulan yang penuh keberkahan, bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya Al-Qur’an diturunkan. Maka, kita ingin memanfaatkan momentum ini untuk menanamkan dalam hati anak-anak bahwa Al-Qur’an adalah cahaya kehidupan.

Semoga hafalan yang mereka lantunkan hari ini menjadi bekal yang terus terjaga hingga mereka dewasa, dan kelak orang tua mendapat mahkota pada hari kiamat karena hafalan ananda tersebut,” ujarnya.

Ucapan itu sekaligus menjadi doa, bahwa anak-anak yang hari ini dengan suara kecilnya menggetarkan hati, kelak tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang mencintai dan mengamalkan ayat-ayat suci dalam keseharian mereka.

Momen Haru & Lucu

Sesi tasmi’ dimulai. Satu per satu peserta maju ke depan. Momen haru dan lucu pun menghiasi acara. Ada anak yang berdiri kaku dengan wajah merah menahan malu, suaranya nyaris berbisik.

Ada yang tak berani menatap hadirin dan malah sibuk memegang ujung bajunya.

Momen seru saat Tasmi Hafalan Qur’an Juz 30 murid KB-RA di Gunung Tembak, Kamis, 13 Ramadhan 1446 H (13/3/2025).* [Foto: Media KBRA/@Ummulqurahidayatullah]

Tapi ada pula yang begitu percaya diri, berdiri tegak, dan melantunkan hafalan dengan suara lantang. Bahkan, ada yang melambaikan tangan ke ibunya saat berada di depan.

Meski dengan ekspresi yang berbeda-beda, setiap anak yang tampil berhasil membuat haru para orang tua dan ustadzah.

“Anak Saya Jadi Rajin”

Salah seorang wali murid bercerita tentang perubahan anaknya sejak mengetahui akan ikut tasmi’.

“MasyaAllah sejak tahu akan ikut tasmi’, anak saya jadi rajin dan lebih pagi datang ke sekolah, ustadzah, karena ada kegiatan murajaah bersama menjelang tasmi’,” tuturnya.

Tasmi’ ini bukan sekadar seremonial. Tapi cerminan perjalanan panjang anak-anak yang masih belia. Diwarnai kesabaran para guru dalam membimbing, keistiqamahan orang tua dalam mendampingi, dan tentu saja ketulusan mereka sendiri dalam mencintai Al-Qur’an.

Bukber

Kegiatan ditutup dengan acara buka puasa bersama siswa KB-RA, wali murid, dan ustadzah.

Menjelang waktu berbuka, lantunan doa bersama mengalun khidmat. Harapan dipanjatkan agar hafalan Al-Qur’an yang telah ditanam hari ini terus terjaga hingga akhir hayat.

Diharapan pula, semoga semangat yang menyala pada hari itu terus berlanjut. Menjadikan santri-santriwati cilik KB-RA itu kelas sebagai generasi yang mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an sepanjang hidup mereka.* (Ummu Aisyah/Media Center @Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *