Agar Mushida Tak Hanya Identik dengan Ibu-ibu…
Melalui pengalaman itu, para kader muda diharapkan mampu melihat, mendengar, dan menyerap nilai-nilai perjuangan secara nyata.
Membangun Miniatur Peradaban Islam


Melalui pengalaman itu, para kader muda diharapkan mampu melihat, mendengar, dan menyerap nilai-nilai perjuangan secara nyata.
“Kita sebagai orang Islam memahami bahwa membawa kemudaratan kepada orang lain itu adalah dosa”
“15 Mei 1942 merupakan saksi lahirnya salah satu tokoh bangsa, salah satu tokoh perdamaian dunia, Bapak Haji Muhammad Jusuf Kalla”
Sebagian di antara mereka bahkan rela menempuh perjalanan cukup jauh, demi dapat kembali bertemu dengan para dosen yang dahulu membina mereka selama masa perkuliahan di Gunung Tembak.
Namun, taqdir Allah berkata lain. Ustadzah Laili berpulang ke Rahmatullah pada Selasa (12/5/2026). Kesedihan tiada tara bagi keluarga besar Hidayatullah Madiun, Jawa Timur, dan terutama para santri dan keluarga besar almarhumah.
Melalui pengalaman itu, para kader muda diharapkan mampu melihat, mendengar, dan menyerap nilai-nilai perjuangan secara nyata.
“Kita sebagai orang Islam memahami bahwa membawa kemudaratan kepada orang lain itu adalah dosa”
“15 Mei 1942 merupakan saksi lahirnya salah satu tokoh bangsa, salah satu tokoh perdamaian dunia, Bapak Haji Muhammad Jusuf Kalla”
Sebagian di antara mereka bahkan rela menempuh perjalanan cukup jauh, demi dapat kembali bertemu dengan para dosen yang dahulu membina mereka selama masa perkuliahan di Gunung Tembak.
Namun, taqdir Allah berkata lain. Ustadzah Laili berpulang ke Rahmatullah pada Selasa (12/5/2026). Kesedihan tiada tara bagi keluarga besar Hidayatullah Madiun, Jawa Timur, dan terutama para santri dan keluarga besar almarhumah.
Pengalaman itui memberikan gambaran nyata mengenai proses pelayanan hukum serta dinamika kerja profesi advokat di lapangan.
Heni Purwaningsih menyebut berbagai komoditas potensial Kalimantan Timur yang telah menembus pasar ekspor melalui jejaring Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), seperti kemiri, gaharu, sabut kelapa, tepung pisang, kakao, hingga cocopeat.
Ada yang menggendong sambil menyimak hafalan, ada yang menepuk perlahan bayinya agar kembali tenang, bahkan ada yang tetap melanjutkan murajaah dengan satu tangan memegang mushaf, sedangkan tangan lainnya menjaga buah hati.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., menyambut baik kunjungan dan semangat kolaborasi yang dibangun oleh STIS Hidayatullah dan DPW Hidayatullah Sulawesi Tengah.
“Program kerja Mushida tidak akan berjalan tanpa kesiapan dan kerja sama para ummahat.”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments