Sekolah Orang Tua: Sinergi Doa, Keteladanan, & Dukungan Ayah-Bunda untuk Kesuksesan Anak
Ustadz Hodam Wijaya juga mengutip pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah bahwa kerusakan anak kerap bersumber dari kelalaian orangtua.
Membangun Miniatur Peradaban Islam


Ustadz Hodam Wijaya juga mengutip pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah bahwa kerusakan anak kerap bersumber dari kelalaian orangtua.
“Tantangannya itu, begitu kita sudah naik kerja (di kubah), tiba-tiba cuaca udah mendung kan, lalu hujan. Kalau mendung-mendung aja itu masih aman. Gak panas juga, kan! Nah, kalau sudah mulai ada petir-petir, gerimis, kita harus segera turun.
“Kubah merupakan ikon untuk sebuah hubungan transendental antara hamba dan Tuhan di dalam masjid. Di Masjid Ar-Riyadh ini, kubah merupakan ikon bahwa di dalamnya ada komitmen bagi seluruh warga Kampus Induk Ummulqura untuk menjadi yang terdepan di dalam memperindah rumah Allah.”
Komitmen itu diarahkan pada penguatan institusi agar berkembang menjadi pesantren yang unggul, mandiri, dan memiliki pengaruh luas bagi masyarakat.
“Di antara kita ini tidak ada yang lebih mulia di mata Allah kecuali orang bertakwa”
Ustadz Hodam Wijaya juga mengutip pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah bahwa kerusakan anak kerap bersumber dari kelalaian orangtua.
“Tantangannya itu, begitu kita sudah naik kerja (di kubah), tiba-tiba cuaca udah mendung kan, lalu hujan. Kalau mendung-mendung aja itu masih aman. Gak panas juga, kan! Nah, kalau sudah mulai ada petir-petir, gerimis, kita harus segera turun.
“Kubah merupakan ikon untuk sebuah hubungan transendental antara hamba dan Tuhan di dalam masjid. Di Masjid Ar-Riyadh ini, kubah merupakan ikon bahwa di dalamnya ada komitmen bagi seluruh warga Kampus Induk Ummulqura untuk menjadi yang terdepan di dalam memperindah rumah Allah.”
Komitmen itu diarahkan pada penguatan institusi agar berkembang menjadi pesantren yang unggul, mandiri, dan memiliki pengaruh luas bagi masyarakat.
“Di antara kita ini tidak ada yang lebih mulia di mata Allah kecuali orang bertakwa”
Kiai Naspi juga menyampaikan, fokus utama dalam periode ini diarahkan pada pencapaian kemandirian finansial dan pengaruh nyata di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para murabbiyah diharapkan mampu terus menjaga kemuliaan diri dengan memperkuat hablun minallah serta mengoptimalkan perannya dalam membina generasi.
“Kalau tempat daerah seperti ini Hidayatullah luar biasa dan saya dulu langgaran Majalah (Suara) Hidayatullah”
Bagi santri, kehadiran Ummahat terasa seperti kehadiran seorang ibu. Sementara bagi Ummahat, ini jadi kesempatan untuk lebih dekat—melihat, menyapa, dan mendoakan para santri.
Menurut Kiai Mahrus, pesantren di Indonesia saat ini berada dalam fase penguatan struktur kelembagaan yang ditandai dengan kebijakan pemerintah terbaru.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments