Tagged: santri putri

Rasa Wisata, Silaturahim Syawal Muslimat Hidayatullah Balikpapan Bareng Santri Putri 0

Rasa Wisata, Silaturahim Syawal Muslimat Hidayatullah Balikpapan Bareng Santri Putri

Ummulqurahidayatullah.id– Masih dalam semangat Syawal yang penuh berkah, Muslimat Hidayatullah Balikpapan menggelar kegiatan Silaturahim Syawal pada Jumat, 26 Syawal 1446 H (25/4/2025) di area asrama putri Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebanyak 570 ummahat dari 30 halaqah hadir memeriahkan acara ini, yang dirangkai dengan makan bersama 505 santri putri yang terdiri dari santri SMH Raadhiyatan Mardhiyyah dan Mahasiswi STIS Hidayatullah. Sejak bakda zuhur para ummahat tampak antusias memenuhi area asrama. Berbagai hidangan yang telah disiapkan dengan diyakini penuh ketulusan dibawa untuk dibagikan kepada para santri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen mempererat silaturahim antar sesama ummahat, tetapi juga membangun keakraban langsung dengan para santri putri. Salah seorang peserta, Ummu Abdullah dari Halaqah 19, membagikan kesannya.“Alhamdulillah bahagia rasanya lihat adik-adik ceria mendapat sajian makanan dari ummahat. Kita juga bisa kenalan dengan adik-adik...

Lika-liku Lebaran di Gutem: Begini Perasaan Santri Putri yang Tidak Pulkam 0

Lika-liku Lebaran di Gutem: Begini Perasaan Santri Putri yang Tidak Pulkam

Ummulqurahidayatullah.id | GEMA takbir bersahut-sahutan memenuhi langit Gunung Tembak, Balikpapan, pertanda hari kemenangan tiba. Hilal telah tampak, menandakan bahwa bulan Ramadhan 1446 H telah berakhir. Namun, di balik sukacita menyambut Idul Fitri, ada rindu yang kami tahan, ada air mata yang kami sembunyikan. Kami, anak-anak rantau yang memilih untuk tidak mudik alias pulkam (pulang kampung), mencoba menghidupkan suasana Ramadhan dan Idul Fitri di Masjid Nurul Mukhlisin, masjid khusus putri. Aku memperhatikan satu per satu wajah teman-temanku. Senyum tetap terbit di bibir mereka, tetapi aku tahu, di dalam hati, ada kerinduan yang menggebu. Rindu rumah, rindu keluarga, rindu kebersamaan di meja makan saat sahur dan berbuka. Di tengah obrolan ringan, salah seorang teman bertanya kepadaku. “Kamu nggak pulang, Si?” “Nggak,” jawabku singkat. “Yah, kamu nggak birrul walidain dong?” lanjutnya, seakan-akan menganggap kepulangan adalah satu-satunya bentuk...