Rakornas Departemen Perkaderan, DPP Hidayatullah Tegaskan Tiga Tugas Utama

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Departemen Perkaderan Nasional DPP Hidayatullah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Sabtu (17/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom.
Rakor dipimpin oleh Ketua DPP Bidang Perkaderan, Ustadz Dr. Abdul Ghofar Hadi. Ia menegaskan pentingnya kesiapan seluruh jajaran perkaderan wilayah dalam mengemban amanah.
Rakornas ini digelar setelah Rakernas Hidayatullah dilaksanakan. Momentum tersebut menjadi penguat arah gerak perkaderan ke depan.
Tiga Tugas Utama
Ustadz Ghofar menjelaskan, Rakornas bertujuan memperjelas program yang telah disiapkan DPP. Dengan begitu, para kepala departemen perkaderan wilayah dapat menjalankan program dengan lebih mudah.
“Kita ingin menegaskan kepada seluruh kadep perkaderan wilayah agar mudah dalam menerapkan program yang telah disiapkan oleh DPP,” jelas Ustadz Ghofar.
Ia menekankan bahwa perkaderan bukan hanya agenda teknis. Perkaderan adalah amanah besar yang harus dijalankan secara terukur.
Ustadz Ghofar juga menegaskan tiga tugas utama perkaderan. Ketiganya menjadi tupoksi yang harus dipahami seluruh wilayah.
Tugas itu meliputi rekrutmen, pembinaan anggota, dan kaderisasi. Tiga hal ini menjadi fondasi dalam membangun kekuatan gerakan.
Menurutnya, rekrutmen harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Sasaran utamanya adalah mereka yang ingin berubah menjadi lebih baik.
Sasaran Rekrutmen
Ustadz Ghofar mengingatkan bahwa peluang dakwah masih sangat luas. Salah satu faktanya adalah masih banyak Muslim yang belum bisa membaca Al-Qur’an.
Ia menyebut jumlahnya mencapai 150 juta penduduk Muslim di Indonesia. Mereka perlu diajak agar merasakan nikmat Islam secara langsung.
“Mereka perlu kita ajak agar dapat merasakan nikmat Islam secara langsung,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa mengajak orang lain adalah tugas mulia. Perkaderan harus menjadi jalan untuk menghadirkan Islam secara nyata di tengah masyarakat.
Keindahan Islam
Ustadz Ghofar mengingatkan bahwa perkaderan tidak boleh berhenti pada struktur. Perkaderan harus melahirkan semangat dakwah yang hidup.
“Kita punya tugas mengajak orang lain, agar mereka juga bisa merasakan keindahan nilai-nilai Islam,” tegasnya.
Rakornas ini menjadi penguat komitmen bersama. Seluruh jajaran diharapkan semakin siap menjalankan amanah perkaderan. Semangat ini diharapkan menular ke seluruh lini gerakan.* (Herim/@Uqreat)
Recent Comments