BMH Lepas Delegasi Indonesia, Kawal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza via Rafah
Dalam misi kali ini, BMH memberangkatkan dua truk kontainer berisi bantuan pangan pokok, seperti tepung gandum dan paket sembako.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Dalam misi kali ini, BMH memberangkatkan dua truk kontainer berisi bantuan pangan pokok, seperti tepung gandum dan paket sembako.
“Gaza adalah sekolah akhlak, sekolah kesabaran, sekolah keimanan, sekolah keikhlasan, sekolah kelembutan, sekolah ibadah, sekolah doa”
“Terima kasih kepada BMH atas kolaborasinya. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan rasa kepedulian, tetapi juga menjadi pembelajaran nyata tentang arti solidaritas dan nilai-nilai kemanusiaan”
“Perjuangan ini tak nak bunuh orang, tak nak pegang pistol. Tapi ini jihad menuntut ilmu. Jalan panjang yang membutuhkan kesabaran dan juhud (kesungguhan) yang tidak ada habisnya”
“Kami dari Mushida Kaltim menyerahkan amanah donasi ini sebagai bentuk kepedulian dan cinta untuk saudara-saudara kita di P4lestina.”
Ummulqurahidayatullah.id– Perjuangan umat Islam yang tertindas, khususnya di Gaz4, P4lestina, terus menuai simpati dan dukungan dunia internasional secara luas. Apalagi penjajah Zioni5-Is**el kembali berulah dengan mengingkari janjinya dan kembali melakukan geno5ida. Teranyar, Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah ikut menyerukan kecaman kepada penjajah. Seruan ini juga disebutkan sebagai penegasan komitmen dalam membela hak-hak umat Islam yang teraniaya, khususnya di Gaz4. Dalam rilis resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah pada Rabu (9/4/2025) tersebut, Pemuda Hidayatullah (Pemhida) menyerukan sejumlah dukungan dan ajakan kepada seluruh pemuda Islam di manapun berada. “Dukungan penuh terhadap fatwa jihad; Kami mendukung penuh fatwa jihad yang dikeluarkan oleh ulama internasional sebagai respons terhadap agresi yang dialami oleh umat Islam, khususnya di Gaz4. Fatwa ini merupakan panggilan moral bagi setiap Muslim berjuang demi keadilan dan hak asasi manusia,” tegas Rasfiuddin Sabaruddin, Ketum...
Ummulqurahidayatullah.id– Ormas Hidayatullah turut menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi 1.000 warga Gaza, Palestina, ke Tanah Air yang telah memicu pro kontra dan perdebatan publik. Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Ustadz Dr. H. Nashirul Haq, tawaran evakuasi ala penyelematan kemanusiaan Presiden Prabowo justru bisa dipahami keliru oleh masyarakat Islam international dan rakyat Palestina itu sendiri. “Seakan-akan menolong, tapi tawaran Presiden Prabowo itu bisa disalahartikan menikam perjuangan Palestina dari belakang,” tegas Ustadz Nashirul Haq, dalam rilis media resmi DPP Hidayatullah, Kamis, 11 Syawal 1446 (10/4/2025) di Jakarta. Dr Nashirul menegaskan, warga Gaza selama ini telah menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam memperjuangkan kemerdekaan tanah mereka yang telah dijajah selama puluhan tahun oleh rezim Zionis-I5rael. Mereka bertahan dalam kondisi yang sangat sulit, tanpa pasokan listrik, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya....
Wanita-wanita di Palestina, yang harus menghadapi kehilangan anak-anaknya dalam peperangan, tetap mengucap hamdalah ketika mendengar kabar syahidnya sang buah hati.
Syaikh Abdul Karim mengajak jamaah Hidayatullah untuk selalu mengingat Masjidil Aqsha dan tidak melupakannya. “Serta menyebarkan (syiar)nya kepada umat Islam,” imbaunya.
Acara ini digelar Departemen Hubungan Antarbangsa DPP Hidayatullah bekerja sama dengan Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah dan Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments