Safari PMB STIS Hidayatullah di Sulteng, Alumni Jadikan Ajang Reuni dengan Para Dosen

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Rangkaian safari Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan di berbagai daerah di Sulawesi Tengah menghadirkan suasana yang penuh semangat dakwah dan pendidikan.
Selain itu, kegiatan pada awal bulan ini tersebut (5–10/5/2026), juga sarat kehangatan silaturahim antaralumni dan para dosen STIS Hidayatullah.
Kegiatan itu awalnya difokuskan untuk memperkenalkan STIS Hidayatullah kepada para pelajar, santri, dan masyarakat di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah.
Dalam perjalanannya, agenda tersebut dimanfaatkan sebagai ajang reuni yang mempertemukan kembali alumni STIS Hidayatullah dengan para asatidz dan dosen kampus.
Penuh Kehangatan
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para alumnus yang kini telah tersebar di berbagai daerah tampak antusias menyambut kedatangan rombongan kampus.
Sebagian di antara mereka bahkan rela menempuh perjalanan cukup jauh, demi dapat kembali bertemu dengan para dosen yang dahulu membina mereka selama masa perkuliahan di Gunung Tembak, Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan itu, berbagai cerita perjuangan dakwah, pengalaman pengabdian di tengah masyarakat, hingga kenangan masa kuliah kembali menghidupkan suasana kebersamaan.
Tidak sedikit alumni yang menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali berkumpul bersama keluarga besar STIS Hidayatullah.
Menjaga Kesinambungan Dakwah
Ketua STIS Hidayatullah, Ustadz Rizky Kurnia Sah, menilai bahwa hubungan antara kampus dan alumni merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan dakwah.
“Alumni adalah bagian dari wajah kampus di tengah masyarakat. Ketika mereka tetap menjaga hubungan dengan almamater, maka nilai-nilai perjuangan dan pengkaderan akan terus hidup,” tuturnya.
Ia juga berharap agar silaturahim seperti ini dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun jaringan dakwah dan pendidikan Islam di berbagai daerah Indonesia.
Pererat Hubungan Emosional
Ketua PMB STIS Hidayatullah, Ustadz Nasikin, menyampaikan, safari PMB di Sulawesi Tengah memberikan kesan tersendiri karena mempererat hubungan emosional antara kampus dan alumni.
“Kami berangkat dengan tujuan sosialisasi kampus, namun Allah pertemukan kami dengan banyak alumni di berbagai daerah. Ini menjadi momen yang sangat berharga karena silaturahmi kembali terjalin dengan hangat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan alumni di tengah masyarakat menjadi bukti nyata proses pengkaderan yang selama ini dijalankan oleh STIS Hidayatullah.
“Para alumni hari ini telah berkiprah di medan dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Kehadiran mereka menjadi penyemangat sekaligus bukti bahwa kaderisasi harus terus dilanjutkan,” tambahnya.* (Abana/STIS Hidayatullah/@Uqreat)
Recent Comments