Silaturahim Guru & Wali Murid MI RM Putra, Perkuat Sinergi Madrasah, Rumah, & Komite Sekolah

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Madrasah Ibtidaiyah Raadhiyatan Mardhiyyah (MI RM) Putra menggelar kegiatan silaturahim guru bersama wali murid yang dirangkaikan dengan penentuan Ketua Komite Sekolah, Sabtu, 10 Shafar 1448 H (25/7/2026) di Aula Prasmanan, Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan wali santri MI sebagai wadah mempererat komunikasi serta menyatukan visi pendidikan antara sekolah dan orang tua.
Kegiatan itu juga menjadi momentum untuk menyambut Milad Emas 50 Tahun Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, seluruh peserta diajak untuk terus memperkuat ukhuwah, meningkatkan sinergi, dan meneguhkan komitmen dalam membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Hal itu sebagai bagian dari semangat perjuangan Islam lewat Hidayatullah.
Sinergi Madrasah & Rumah
Kepala MI RM Putra, Ustadz Abdul Rauf, menyampaikan, keberhasilan pembinaan karakter dan akademik anak tidak dapat dipisahkan dari sinergi antara pendidikan di sekolah dan kepengasuhan di rumah.
“Kepengasuhan di rumah dan di sekolah harus selaras. Setelah pulang dari sekolah, dibutuhkan kerja sama dari orang tua untuk terus membimbing ananda di rumah.
Pendidikan tidak akan berjalan maksimal jika hanya dibebankan kepada sekolah (saja), tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Kelas Takhassus
Ia menambahkan, khusus bagi santri yang mengikuti program kelas takhassus, target hafalan Al-Qur’an harus terus ditingkatkan tanpa mengabaikan kualitas hafalan.
“Bagi ananda yang berada di kelas takhassus, peningkatan hafalan tentu harus selalu ada. Namun, kita juga mengupayakan agar ananda tidak hanya bertambah hafalan Al-Qur’annya, tetapi juga menjadi mutqin, yakni memiliki hafalan yang kuat dan terjaga,” jelasnya.
Jaga Psikologi Anak
Ustadz Abdul Rauf juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi psikologi anak sejak berangkat dari rumah.
Menurutnya, suasana hati anak akan sangat memengaruhi proses belajar selama berada di sekolah.
“Jika ananda berangkat ke sekolah dalam keadaan bad mood, misalnya karena dimarahi ketika hendak berangkat, maka dampaknya akan terasa selama mengikuti pembelajaran di sekolah. Semangat belajar menurun, konsentrasi berkurang, dan hasil belajarnya pun tidak maksimal. Semua memiliki efek domino.
Karena itu, mari kita hadirkan suasana yang penuh kasih sayang dan semangat agar ananda berangkat ke sekolah dengan hati yang gembira,” pesannya.
Terbangunnya Kolaborasi
Melalui kegiatan silaturahim ini, sekolah berharap terbangun kolaborasi yang semakin erat antara guru, orang tua, dan komite sekolah.
Semangat kebersamaan yang terbangun sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menyambut Milad Emas Hidayatullah Gunung Tembak. Dengan harapan Hidayatullah terus melahirkan generasi yang berakhlak mulia, unggul dalam ilmu, serta memiliki hafalan Al-Qur’an yang terus bertambah dan mutqin.* (Abana/Media MI/@Uqreat)
Recent Comments