Pra Silatwal Hidayatullah di Gutem, Dr Arfan Sampaikan Refleksi Ramadhan 1446, Simak Pengakuannya

Ummulqurahidayatullah.id– Ketua Departemen Sumber Daya Insani (SDI) DPP Hidayatullah, Ustadz Dr Arfan AU menyampaikan refleksi Ramadhan di Masjid Ar-Riyadh Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis, 11 Syawal 1446 H (10/4/2025).
Refleksi Ramadhan ini merupakan rangkaian kegiatan pra Silaturahim Syawal (Silatwal) 1446 H Hidayatullah.
Dalam refleksi yang dilaksanakan setelah shalat shubuh itu, ustadz yang juga salah satu dosen STIS Hidayatullah ini merasa sangat senang menjalani Ramadhan 1446 H lalu.
Ia mengaku, di tengah kesibukannya tetap mampu maksimal dalam beribadah di bulan Ramadhan.
“Saya merasakan ibadah saya satu sisi meningkat, tidak berkumpul keluarga jadi bisa lebih maksimal ibadah. Dari melaksanakan tarawih saya bisa melaksanakan dengan full,” ujarnya di hadapan ratusan jamaah shalat shubuh.
Begitu pula tahajud dapat dilakukan selama Ramadhan. Meskipun tentu ada perbedaan waktu pelaksanaan antara di Balikpapan dengan di Depok, domisili Ustadz Arfan selama ini.
Jika di Masjid Ar-Riyadh Balikpapan waktu dimulainya tahajud dilakukan bertahap, berbeda dengan di Ponpes Hidayatullah Depok, Jawa Barat.
“Kalau di Depok, betul-betul kita dari awal digas dari jam setengah 2 (01.30 WITA), ini menjadi tantangan bagi kita yang sudah terbiasa dengan (bangun tahajud) jam 3,” sambung dai yang pernah diamanahi sebagai Ketua DKM Ar-Riyadh Balikpapan ini.
Pada Ramadhan 1446 H, Dr Arfan juga punya target tersendiri dalam membaca Al-Qur’an. Selain bisa khatam, juga bisa membaca Al-Qur’an secara tartil.
Meskipun diakuinya membaca secara tartil membuat durasinya lebih lama dibanding membaca dengan tidak tartil. Maklum, Dr Arfan masih dalam proses belajar tahsin.
“Meskipun tidak mampu 3 kali khatam namun tetap bisa memaksimalkan Ramadhan,” tuturnya.
“Jadi saya siasati dengan satu kali khatam selebihnya fokus ke kualitas bacaan Qur’an, jadi yang biasanya 1 halaman sekali napas, sekarang harus lebih lambat karena kita membacanya dengan tartil,” ungkapnya.
Diketahui, Silatwal 1446 H Hidayatullah insya Allah akan digelar selama tiga hari, Jumat-Ahad, 12-14 Syawal 1446 H (11-13/4/2025) di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak.
Hingga saat ini sebagian peserta Silatwal sudah berdatangan ke Gunung Tembak.* (Abana/@Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments