Dirangkai HUT Ke-81 RI, Milad Emas 50 Tahun Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan segera Digelar di Gn Tembak

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan menggelar Milad Emas 50 Tahun Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan.
Milad ini segera digelar di Ponpes Hidayatullah Pusat Balikpapan yang juga disebut sebagai Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan atau Ummulqura Hidayatullah.
Berdasarkan informasi dari Panitia, rangkaian Milad dimulai pada akhir bulan ini (7/2026) hingga pertengahan bulan depan (8/2026).
Adapun puncak acara yaitu pada 5-17/8/2026, sekaligus menyemarakkan bulan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia Milad Emas tersebut, Ustadz M. Rizky Kurnia Sah, S.H.I., M.E., menjelaskan, milad digelar dengan tujuan Utama mensyukuri lima puluh tahun perjalanan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, sekaligus memperkuat komitmen dakwah, pendidikan, kaderisasi, dan pembangunan peradaban Islam.
Venue
Panitia Milad menetapkan aula dan halaman Pendopo Hidayatullah sebagai venue utama Milad. Dengan sejumlah venue pendukung lainnya, yaitu Masjid Ar-Riyadh, Mushala MI, Aula Prasmanan, Asrama Madrasah Putri, Kantor WKP, Perpustakaan, Dapur Umum Putri, Hutan Lindung Kalpataru, Danau, dan Lapangan Sepak Bola Aglasra.
Tema
Adapun tema yang diangkat pada Milad ini yaitu “Meneguhkan Turats Perjuangan, Mengokohkan Peradaban Islam”.
“Tema ini mengandung makna bahwa perjalanan lima puluh tahun Hidayatullah merupakan warisan perjuangan (turats) yang harus terus dijaga, diwariskan, dan
dikembangkan oleh setiap generasi kader.
Nilai-nilai keislaman, pendidikan, dakwah, ukhuwah, pengabdian, dan kemandirian yang telah dibangun Allahuyarham Ustadz Abdullah Said dan para pendiri menjadi fondasi dalam mewujudkan peradaban Islam yang unggul, rahmatan lil ‘alamin, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tambah Ustadz Rizky yang juga Ketua STIS Hidayatullah Balikpapan, dalam keterangan resminya di Gunung Tembak baru-baru ini.
Semarak Kegiatan
Panitia telah menyusun sejumlah kegiatan dalam semarak Milad Emas tersebut. Di antaranya yaitu Seminar Nasional, Refleksi 50 Tahun Milad Hidayatullah, Ummulqura Cup (minisoccer, bola voli, hajar aswad, dan bola pindah), Festival Santri, Lomba Kebersihan Lingkungan, Musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) Hidayatullah, Diklat Murobbi Nasional, Bazar, Silaturahim Pembimbing Ummahat & Teacher Cooking, Fun Run, Lomba Digital Kreatif, dan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tonggak Sejarah Hidayatullah
Ustadz Rizky menguraikan, lima puluh tahun merupakan tonggak sejarah yang sangat bermakna dalam perjalanan sebuah lembaga pergerakan termasuk Hidayatullah.
“Sejak pertama kali diresmikan pada 5 Agustus tahun 1976 di kawasan Gunung Tembak, Balikpapan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukti Ali, Pondok Pesantren Hidayatullah telah tumbuh menjadi pusat kaderisasi, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat yang melahirkan ribuan kader, dai, guru, ulama, zuama, profesional, dan pemimpin yang mengabdi di berbagai penjuru Indonesia bahkan mancanegara,” ujarnya.
Perjalanan panjang itu, tambahnya, merupakan buah dari keistiqamahan para muassis dan generasi penerus dalam menjaga kemurnian visi perjuangan Islam, “Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah melalui Manhaj Sistematika Wahyu yang diwarisi Allahuyarham KH Abdullah Said.”
Dalam kurun waktu lima dekade, tambahnya, Hidayatullah tidak hanya berhasil membangun lembaga pendidikan dan dakwah, tetapi juga membentuk sebuah ekosistem peradaban yang memadukan aspek spiritual, intelektual, sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup.
“Milad Emas (50 Tahun) Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan menjadi momentum untuk mensyukuri nikmat Allah Subhanahu Wata’ala atas seluruh perjalanan dakwah, mengenang jasa para pendiri dan pejuang, mempererat ukhuwah seluruh keluarga besar Hidayatullah, serta meneguhkan kembali komitmen dalam membangun peradaban Islam menuju masa depan,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan akan diselenggarakan di kawasan Kampus Induk Hidayatullah yang telah ditetapkan sebagai Turats Warisan Sejarah Hidayatullah dalam dokumen Deklarasi Hidayatullah Ummulqura.
Sehingga, jelasnya, setiap kegiatan bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi media edukasi sejarah, penguatan identitas organisasi, dan syiar Islam kepada masyarakat.
Milad Emas Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan diharapkan menjadi titik tolak lahirnya semangat baru dalam menjaga amanah perjuangan, sekaligus
memperkuat kontribusi Hidayatullah terhadap pembangunan umat, bangsa, dan peradaban Islam.* (@SKRsyakur/@Uqreat)
Recent Comments