KH Abdurrahman Muhammad: Visi Masjid Ar-Riyadh Menyatunya Aktivitas Ilmu & Ruhiyah
“Bahwa di kampus itu bekerja 24 jam namanya kepemimpinan dan manajemen, sebagaimana Allah membolak balik siang dan malam”
Membangun Miniatur Peradaban Islam


“Bahwa di kampus itu bekerja 24 jam namanya kepemimpinan dan manajemen, sebagaimana Allah membolak balik siang dan malam”
Selama 27 tahun terakhir, pendekatan kultural berbasis nilai sederhana seperti “mendengar kemudian taat” menjadi fondasi yang efektif untuk memperluas pengaruh gerakan ini.
Dua guru SMH, Mukhlisa dan Najmatun Nahdhah, juga berhasil masuk dalam daftar 75 karya terbaik tingkat nasional,
Majalah ini secara resmi dilahirkan pada bulan Mei tahun 1988. Tercatat, edisi perdana (01) Majalah Suara Hidayatullah terbit pada 10 Mei 1988 dengan headline utama “Islam Kaffah dari mana Memulainya”.
“Tadi (Jumat) ini bisa khutbah dua puluh lima titik. Saya pikir belum ada kampus utama yang melakukan pergerakan ini, masyaAllah”
by Muhammad · Published April 29, 2025 · Last modified November 2, 2025
Ummulqurahidayatullah.id– Persekutuan Peniaga Peniaga Melayu Brunei (PPPMB) mengunjungi Pondok Pesantren Hidayatullah di Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, baru-baru ini. Rombongan tamu asal negeri Jiran itu terdiri dari 7 orang. Di antaranya yaitu HM Zulkifli Pehin Salleh (Wakil Presiden Bidang Admin Policy Training and Developmen Consultan), Haji Yahya (Wakil Presiden metal scrap recying/besitua & trading), dan Rizan selaku Wakil Presiden PPPMB (Event managemen F&B ICT, INPORT EKSPORT supplier distributor). Kunjungan para pengusaha itu dalam rangka bersilaturahim dengan pengurus dan santri Hidayatullah, Selasa (29/4/2025). Kehadiran mereka ke Gunung Tembak ditemani oleh H Hasyim Malewa, salah seorang pengusaha Hidayatullah Balikpapan, serta disambut oleh Ketua Pembina Ponpes Hidayatullah Ustadz Amin Mahmud beserta pembina lainnya dan Ketua YPPH Balikpapan Ustadz Hamzah Akbar beserta jajarannya. Mereka tiba di Ponpes Hidayatullah menjelang waktu ashar. Kemudian ikut shalat ashar berjamaah di...
“Kita tidak hanya ingin mencetak santri yang cerdas, tapi juga yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup, terutama di madrasah, asrama, dan rumah”
“Alhamdulillah, ini sebagai syiar sekaligus motivasi untuk para mahasiswa dan alumni STIS. Tetap semangat semuanya”
Ummulqurahidayatullah.id– Terlihat “sederhana” tapi luar biasa. Itulah yang dilakukan mahasiswi ini. Salah satu rangkaian agenda akhir tahun Miskafest 2025, angkatan 19 STIS Hidayatullah Putri, menyelenggarakan program dengan nama Campus Chair Revamp (CCR). Mereka berinisiatif merevitalisasi properti kampus berupa kursi kayu yang telah digunakan selama lebih dari tujuh tahun silam. Dipahami bahwa karena keterbatasan anggaran, sehingga belum memungkinkan pembelian kursi baru untuk saat ini. CCR ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak Sarana dan Prasarana (Sapras) kampus bersama Ustadzah Nasiratunnisa, S.H selaku pemegang amanah, serta mahasiswi angkatan 19 STIS Putri. Para peserta CCR berhasil mengubah tampilan kursi-kursi tersebut menjadi tampak seperti baru. Lengkap dengan pelabelan ulang sebagai bentuk penyegaran visual. Wujud Kepedulian terhadap Kampus Ketua panitia kegiatan, Sisi Kurniawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap fasilitas kampus, dimulai dari hal paling sederhana seperti...
“Menakutkan tapi juga seru. Itulah yang dirasakan oleh Mulyadi dalam dakwahnya”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments