Bangun Nilai Ke-Hidayatullah-an, Pendekatan Kultural & Profesionalisme Saling Melengkapi

Ketua YPPH Balikpapan, Ustadz Hamzah Akbar, pada dalam Silaturahim Syawal 1446 H di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu, 13 Syawal (12/4/2025).* [Foto: @SKRsyakur/@Ummulqurahidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id– Secara historis, Hidayatullah telah memiliki kekhasan dalam pendekatan kepemimpinan dan gerakan sosial.

Hal demikian dikatakan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Ustadz Hamzah Akbar, di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, beberapa waktu lalu.

Ia membahas strategi menjaga dan menguatkan nilai keislaman khususnya ke-Hidayatullah-an untuk menjawab tantangan zaman.

Selama 27 tahun terakhir, pendekatan kultural berbasis nilai sederhana seperti “mendengar kemudian taat” menjadi fondasi yang efektif untuk memperluas pengaruh gerakan ini.

Namun, ia juga menggarisbawahi perbedaan yang dirasakan antara era awal Hidayatullah sebagai gerakan sosial dengan masa kini sebagai organisasi masyarakat (ormas).

Dalam perkembangan ini, Kampus Induk Hidayatullah disebut sebagai penopang kultural yang signifikan, terutama dalam menjaga karakter para kader.

Tak Perlu Ada Dikotomi

Salah satu kebijakan strategis, seperti penugasan 70 kader dan keluarga dari Gunung Tembak ke berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Merauke pada tahun 2020, tetap menjadi perhatian.

Langkah ini dianggap sebagai upaya nyata dalam memperkuat kehadiran dan pengaruh Hidayatullah di seluruh Indonesia.

Menurut Ustadz Hamzah, perpaduan antara pendekatan kultural dan profesionalisme sangat diperlukan untuk mencapai sinergi yang kuat.

Dengan demikian, kepemimpinan dapat tetap solid dan mampu mengimbangi tantangan kompetensi serta tuntutan metode kerja modern.

“Tidak perlu ada dikotomi antara pendekatan kultural dan profesionalisme. Keduanya saling melengkapi dan harus berjalan seiring,” tegasnya pada talk show “Sukseskan Munas Hidayatullah 2025” rangkaian Silaturahim Syawal 1446 H Hijriyah, Ahad, 14 Syawal (13/4/2025).* (Herim/Media Center @Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *