News

Latest Post

 Lantunan Ayat Merdu Imam Taraweh Ar-Riyadh 1147 H

Pemuda Hidayatullah Dukung Penuh Fatwa Jihad Ulama Internasional Bela G4za 0

Pemuda Hidayatullah Dukung Penuh Fatwa Jihad Ulama Internasional Bela G4za

Ummulqurahidayatullah.id– Perjuangan umat Islam yang tertindas, khususnya di Gaz4, P4lestina, terus menuai simpati dan dukungan dunia internasional secara luas. Apalagi penjajah Zioni5-Is**el kembali berulah dengan mengingkari janjinya dan kembali melakukan geno5ida. Teranyar, Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah ikut menyerukan kecaman kepada penjajah. Seruan ini juga disebutkan sebagai penegasan komitmen dalam membela hak-hak umat Islam yang teraniaya, khususnya di Gaz4. Dalam rilis resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah pada Rabu (9/4/2025) tersebut, Pemuda Hidayatullah (Pemhida) menyerukan sejumlah dukungan dan ajakan kepada seluruh pemuda Islam di manapun berada. “Dukungan penuh terhadap fatwa jihad; Kami mendukung penuh fatwa jihad yang dikeluarkan oleh ulama internasional sebagai respons  terhadap agresi yang dialami oleh umat Islam, khususnya di Gaz4. Fatwa ini merupakan panggilan moral bagi setiap Muslim berjuang demi keadilan dan hak asasi manusia,” tegas Rasfiuddin Sabaruddin, Ketum...

Dukung Kemerdekaan Palestina, Hidayatullah Sarankan Presiden Prabowo Teladani Soekarno 0

Dukung Kemerdekaan Palestina, Hidayatullah Sarankan Presiden Prabowo Teladani Soekarno

Ummulqurahidayatullah.id– Ormas Hidayatullah turut menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi 1.000 warga Gaza, Palestina, ke Tanah Air yang telah memicu pro kontra dan perdebatan publik. Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Ustadz Dr. H. Nashirul Haq,  tawaran evakuasi ala penyelematan kemanusiaan Presiden Prabowo justru bisa dipahami keliru oleh masyarakat Islam international dan rakyat Palestina itu sendiri. “Seakan-akan menolong, tapi tawaran Presiden Prabowo itu bisa disalahartikan menikam perjuangan Palestina dari belakang,” tegas Ustadz Nashirul Haq, dalam rilis media resmi DPP Hidayatullah, Kamis, 11 Syawal 1446 (10/4/2025) di Jakarta. Dr Nashirul menegaskan, warga Gaza selama ini telah menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam memperjuangkan kemerdekaan tanah mereka yang telah dijajah selama puluhan tahun oleh rezim Zionis-I5rael. Mereka bertahan dalam kondisi yang sangat sulit, tanpa pasokan listrik, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya....

Pra Silatwal Hidayatullah di Gutem, Dr Arfan Sampaikan Refleksi Ramadhan 1446, Simak Pengakuannya 0

Pra Silatwal Hidayatullah di Gutem, Dr Arfan Sampaikan Refleksi Ramadhan 1446, Simak Pengakuannya

Ummulqurahidayatullah.id– Ketua Departemen Sumber Daya Insani (SDI) DPP Hidayatullah, Ustadz Dr Arfan AU menyampaikan refleksi Ramadhan di Masjid Ar-Riyadh Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis, 11 Syawal 1446 H (10/4/2025). Refleksi Ramadhan ini merupakan rangkaian kegiatan pra Silaturahim Syawal (Silatwal) 1446 H Hidayatullah. Dalam refleksi yang dilaksanakan setelah shalat shubuh itu, ustadz yang juga salah satu dosen STIS Hidayatullah ini merasa sangat senang menjalani Ramadhan 1446 H lalu. Ia mengaku, di tengah kesibukannya tetap mampu maksimal dalam beribadah di bulan Ramadhan. “Saya merasakan ibadah saya satu sisi meningkat, tidak berkumpul keluarga jadi bisa lebih maksimal ibadah. Dari melaksanakan tarawih saya bisa melaksanakan dengan full,” ujarnya di hadapan ratusan jamaah shalat shubuh.  Begitu pula tahajud dapat dilakukan selama Ramadhan. Meskipun tentu ada perbedaan waktu pelaksanaan antara di Balikpapan dengan di Depok, domisili...

Lika-liku Lebaran di Gutem: Begini Perasaan Santri Putri yang Tidak Pulkam 0

Lika-liku Lebaran di Gutem: Begini Perasaan Santri Putri yang Tidak Pulkam

Ummulqurahidayatullah.id | GEMA takbir bersahut-sahutan memenuhi langit Gunung Tembak, Balikpapan, pertanda hari kemenangan tiba. Hilal telah tampak, menandakan bahwa bulan Ramadhan 1446 H telah berakhir. Namun, di balik sukacita menyambut Idul Fitri, ada rindu yang kami tahan, ada air mata yang kami sembunyikan. Kami, anak-anak rantau yang memilih untuk tidak mudik alias pulkam (pulang kampung), mencoba menghidupkan suasana Ramadhan dan Idul Fitri di Masjid Nurul Mukhlisin, masjid khusus putri. Aku memperhatikan satu per satu wajah teman-temanku. Senyum tetap terbit di bibir mereka, tetapi aku tahu, di dalam hati, ada kerinduan yang menggebu. Rindu rumah, rindu keluarga, rindu kebersamaan di meja makan saat sahur dan berbuka. Di tengah obrolan ringan, salah seorang teman bertanya kepadaku. “Kamu nggak pulang, Si?” “Nggak,” jawabku singkat. “Yah, kamu nggak birrul walidain dong?” lanjutnya, seakan-akan menganggap kepulangan adalah satu-satunya bentuk...

Stop Kebiasaan Mempermalukan Tubuh Anak saat Bersilaturahim! 1

Stop Kebiasaan Mempermalukan Tubuh Anak saat Bersilaturahim!

Oleh: Mujtahidah* Ummulqurahidayatullah.id- “MASYA ALLAH, udah besar-besar anaknya, ini yang dulu ganteng yah? Wah sudah menghitam sekarang, dulu putih imut!” “Loh yang ini hitam, yang ini putih, kok bisa?” “Kok gak ada yang mirip bapaknya?” Demikian sedikit contoh komentar orang-orang yang mengaku sebagai “manusia dewasa”, saat bersua dengan teman, sanak keluarga di hari Raya. Sebuah pertanyaan yang sebenarnya dia tahu bahwa yang ditanya tidak akan mampu menjawabnya. Andaikan pertanyaannya adalah, “Kok kue nastarnya glowing sekali?” tentu bisa saja dijawab “oww itu ditambahi sedikit madu.” Atau pertanyaan, “Kok kue sagu kejunya kecoklatan sekali?”, kita bisa menjawab, “Oh ya, agak telat diangkat, biasa emak rempong multi tasking.” Tapi kalau yang ditanyakan, “Kok ini pesek? Kok kakaknya putih adeknya hitam?” Kan gak logis kita jawab, “Oh itu karena lahirannya pas mati lampu.” Oleh sebab itu, tolonglah wahai...