Murid PAUD: “Gak Mau, Bunda, Nanti Aurat Kita Kelihatan!”
Mengajari anak-anak kebaikan sejak usia dini itu sangat penting. Mereka sedang berada di masa keemasan dan usia fondasi.
Membangun Miniatur Peradaban Islam


Mengajari anak-anak kebaikan sejak usia dini itu sangat penting. Mereka sedang berada di masa keemasan dan usia fondasi.
“Sebagai aktivis dakwah, nilai sabar itu tidak menandakan bahwa kita itu bodoh, malahan nilai sabar akan melahirkan keimanan dan ketaatan pada Allah”
“Mereka kita tempatkan di tengah-tengah masyarakat, biar mereka mendengar keluh-kesahnya…”
Ummulqurahidayatullah.id | “ADA tak antara korang yang kenal Walid?” Mendengar itu, puluhan santri yang duduk setengah lingkaran tampak tersenyum. Ada juga yang terlihat menoleh ke kanan dan ke kiri. Seperti ingin memastikan temannya yang lain ikut tersenyum juga. Walid, nama salah seorang tokoh dalam film Bidaah asal negeri jiran Malaysia, yang tengah viral. Meski mengaku tak juga menonton film berseri itu, namun melihat senyum mereka, bukti kecil bahwa para santri yang bermukim di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an Ahlus Shuffah Balikpapan itu pun tak luput dari kepopuleran Walid pemeran film tersebut. Tapi, “Ni bukan Walid yang viral tu,” ujar sang ustadz masih berlagak dengan aksen atau dialek negeri jiran itu. Ia segera mengingatkan bahwa tokoh yang dimaksud bukanlah si “Walid” asal tanah Melayu. “Ni lagi viral sangat, sebab dah terkenal pun sejak ribu-ribu tahun dulu,” jelas sang ustadz...
“Bahwa di kampus itu bekerja 24 jam namanya kepemimpinan dan manajemen, sebagaimana Allah membolak balik siang dan malam”
Selama 27 tahun terakhir, pendekatan kultural berbasis nilai sederhana seperti “mendengar kemudian taat” menjadi fondasi yang efektif untuk memperluas pengaruh gerakan ini.
Dua guru SMH, Mukhlisa dan Najmatun Nahdhah, juga berhasil masuk dalam daftar 75 karya terbaik tingkat nasional,
Majalah ini secara resmi dilahirkan pada bulan Mei tahun 1988. Tercatat, edisi perdana (01) Majalah Suara Hidayatullah terbit pada 10 Mei 1988 dengan headline utama “Islam Kaffah dari mana Memulainya”.
“Tadi (Jumat) ini bisa khutbah dua puluh lima titik. Saya pikir belum ada kampus utama yang melakukan pergerakan ini, masyaAllah”
by Muhammad · Published April 29, 2025 · Last modified November 2, 2025
Ummulqurahidayatullah.id– Persekutuan Peniaga Peniaga Melayu Brunei (PPPMB) mengunjungi Pondok Pesantren Hidayatullah di Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, baru-baru ini. Rombongan tamu asal negeri Jiran itu terdiri dari 7 orang. Di antaranya yaitu HM Zulkifli Pehin Salleh (Wakil Presiden Bidang Admin Policy Training and Developmen Consultan), Haji Yahya (Wakil Presiden metal scrap recying/besitua & trading), dan Rizan selaku Wakil Presiden PPPMB (Event managemen F&B ICT, INPORT EKSPORT supplier distributor). Kunjungan para pengusaha itu dalam rangka bersilaturahim dengan pengurus dan santri Hidayatullah, Selasa (29/4/2025). Kehadiran mereka ke Gunung Tembak ditemani oleh H Hasyim Malewa, salah seorang pengusaha Hidayatullah Balikpapan, serta disambut oleh Ketua Pembina Ponpes Hidayatullah Ustadz Amin Mahmud beserta pembina lainnya dan Ketua YPPH Balikpapan Ustadz Hamzah Akbar beserta jajarannya. Mereka tiba di Ponpes Hidayatullah menjelang waktu ashar. Kemudian ikut shalat ashar berjamaah di...
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments