Silaturahim DPW Hidayatullah Sumut, Kuatkan Dakwah Penuh Semangat & Kesabaran

Ummulqurahidayatullah.id– Kampus Utama Hidayatullah Medan, Sumatera Utara, penuh kemeriahan menyambut para tamu dari berbagai penjuru cabang Hidayatullah se-sumatera Utara.
Kebersihan dan keindahan kampus dihidangkan oleh santri dan para asatidz Hidayatullah Medan pada Kamis, 3 Dzulqaidah 1446 H (01/05/2025) pagi. Hari itu digelar acara berjudul Silaturahim dan Halal Bihalal.
Kegiatan ini dimulai pukul 8.30 WIB. Dimoderatori oleh Ketua Pos Dai Sumut, Syukron Khairy Nasution.
Perhelatan ini merupakan program rutin tahunan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumut yang dihadiri kurang lebih 100 kader.
Acara dimulai dengan sambutan berupa kesan apik dari berbagai cabang Hidayatullah yang tersebar di Sumut.
Salah satunya dari DPD Hidayatullah Batubara dan Tapanuli Tengah. Mulai dari kesan ber-GNH (Gerakan Nawafil Hidayatullah) yang makin semarak di kampus hingga safari dakwah yang penuh dengan keunikan.
Acara yang juga dihadiri oleh para kader Mushida (Muslimat Hidayatullah) ini dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPW Hidayatullah Sumut, Ustadz Subur Pramudya.
Dibuka dengan pantun Ustadz Subur membeberkan pengalaman dakwah saat kali pertamanya memijak tanah Papua.
“Ternyata tantangan dakwah kita di sini belum seberapa dari pada saudara kita di cabang Timika,” tuturnya.
Nilai Sabar
Subur melanjutkan, di cabang Timika bahkan mereka harus bertaruh nyawa saat dakwah bermula digencarkan.
Oleh karena itu, katanya, di mana pun kader dakwah diamanahkan bertugas, harus bersemangat dan bersabar.
Ustadz Ali Hermawan, Ketua Murabbi Wilayah Hidayatullah Sumut, memberikan wejangan tentang urgensi jati diri Hidayatullah, sebagaimana tema dalam silaturahim ini “Membangun komitmen perjuangan dan transformasi jati diri Hidayatullah dalam keluarga.”
Ustadz Ali Hermawan menjelaskan, seseorang yang terpatri jati diri Hidayatullah dalam hatinya, maka validitas dan akurasi penyampaian dakwahnya sangat tajam.
Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Sumatera Selatan Ustadz Lukman Hakim, dalam materinya juga mengulas tentang kesabaran.
“Sebagai aktivis dakwah, nilai sabar itu tidak menandakan bahwa kita itu bodoh, malahan nilai sabar akan melahirkan keimanan dan ketaatan pada Allah,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan sosialisasi LSH (Lembaga Sembelih Halal) yang beranggotakan Ustadz Sutikno, Ustadz Rusiman, dan Ustadz Fatih.
Tak ketinggalan juga acara bagi-bagi buku terjemahan karya Ustadz Isa Abdul Barri.* (Rifqiyati Hudayani/Pengasuh Putri KU Medan/Media Center @Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments