Syawal 1445 H, Masjid Ar-Riyadh Rutin Gelar Refleksi Ramadhan
“Kehadiran Ramadhan bagi saya adalah sebuah bahan evaluasi apa yang harus saya kerjakan untuk menghadapi pasca Ramadhan”
Membangun Miniatur Peradaban Islam


“Kehadiran Ramadhan bagi saya adalah sebuah bahan evaluasi apa yang harus saya kerjakan untuk menghadapi pasca Ramadhan”
Menangislah atas shalat yang masih belum khusyuk.
“Patut kita syukuri karena apa yang kita rasakan pada Idul Fitri ini karena tidak halnya dengan saudara kita di Palestina”
“Kalian bersyukur punya suami masih sehat-sehat. Baik-baik sama suami kalian. Kita ini setelah Allah”
“Hati saya menerima dengan lapang melihat ajarannya”
Menurutnya, secara umum ada dua tipikal umat Islam di Filipina. “Pertama, pure Muslim (Muslim dari lahir), kemudian kedua, orang yang balik Islam (mualaf).”
“(Kalau ada niat sungguh-sungguh) bangun jam 12 malam, shalat tahajjud, sampai Shubuh ini saya tidak merasakan mengantuk”
“Di penghujung Ramadhan, bukan hanya jasad yang harus dipersiapkan dengan makanan dan minuman untuk beribadah, tetapi juga jiwa yang harus ‘diberi makan’ dengan Wahyu untuk tetap taat kepada Allah.”
“Jadi untuk pembelajaran di bulan Ramadhan ini kita fasilitasi khusus untuk yang online. Setiap hari Ahad pagi, yang online kita buka pembelajaran melalui google meet”
“Ini Pak Sudding, kerjanya ngelap-ngelap masjid, ngepel, membersihkan masjid tiap waktu,” ucapnya sambil menangis penuh haru.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments