Sekolah Orang Tua: Sinergi Doa, Keteladanan, & Dukungan Ayah-Bunda untuk Kesuksesan Anak
Ustadz Hodam Wijaya juga mengutip pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah bahwa kerusakan anak kerap bersumber dari kelalaian orangtua.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Ustadz Hodam Wijaya juga mengutip pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah bahwa kerusakan anak kerap bersumber dari kelalaian orangtua.
“Tidak usah risau dengan zaman. Warisan prinsip dalam Al-Qur’an akan selalu relevan. Ajarkan anak-anak kita Al-Qur’an, karena ia akan mengajarkan seluruh disiplin ilmu kepada mereka”
“Seluruh peserta di sini harus memahami, pernikahan adalah perjanjian suci”
Jika ada seorang lelaki berpacaran, maka apa bedanya ia dengan anak kecil yang hanya suka “bersenang-senang” saja, tanpa ada komitmen, keterikatan, dan tanggung jawab?
Mengajari anak-anak kebaikan sejak usia dini itu sangat penting. Mereka sedang berada di masa keemasan dan usia fondasi.
Oleh: Mujtahidah* Ummulqurahidayatullah.id- “MASYA ALLAH, udah besar-besar anaknya, ini yang dulu ganteng yah? Wah sudah menghitam sekarang, dulu putih imut!” “Loh yang ini hitam, yang ini putih, kok bisa?” “Kok gak ada yang mirip bapaknya?” Demikian sedikit contoh komentar orang-orang yang mengaku sebagai “manusia dewasa”, saat bersua dengan teman, sanak keluarga di hari Raya. Sebuah pertanyaan yang sebenarnya dia tahu bahwa yang ditanya tidak akan mampu menjawabnya. Andaikan pertanyaannya adalah, “Kok kue nastarnya glowing sekali?” tentu bisa saja dijawab “oww itu ditambahi sedikit madu.” Atau pertanyaan, “Kok kue sagu kejunya kecoklatan sekali?”, kita bisa menjawab, “Oh ya, agak telat diangkat, biasa emak rempong multi tasking.” Tapi kalau yang ditanyakan, “Kok ini pesek? Kok kakaknya putih adeknya hitam?” Kan gak logis kita jawab, “Oh itu karena lahirannya pas mati lampu.” Oleh sebab itu, tolonglah wahai...
Ada istilah yang mungkin sering disampaikan oleh petugas KUA dalam sesi pembinaan calon pengantin, yaitu “9 dan 1, 1 dan 9”.
“Orang tua seringkali positive thinking terhadap apa yang dilakukan anak, masih toleransi jika yang dilakukan masih ada manfaatnya, padahal dalam mendidik bukan berbicara bermanfaat atau tidak, tapi yang harus diperhatikan adalah benar atau salah, halal atau haram menurut Allah”
Tidak ada yang salah sebenarnya, kata Benjamin Franklin, if you fail to plan, you plan to fail. Merencanakan hal-hal baik akan mempermudah untuk melaksanakan kebaikan tersebut.
Jika mindset kita benar, maka perilaku kita dalam berumah tangga juga ikut membaik.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments