Ketua LPPH: Peringatan HUT Ke-80 RI sebagai Kesyukuran atas Kemerdekaan
Lebih jauh, Ustadz yang pernah diamanahi mengawal Pendidikan Ulama Zuama Hidayatullah tersebut mengingatkan makna kemerdekaan secara hakiki bagi penuntut ilmu.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Lebih jauh, Ustadz yang pernah diamanahi mengawal Pendidikan Ulama Zuama Hidayatullah tersebut mengingatkan makna kemerdekaan secara hakiki bagi penuntut ilmu.
“Kalau kita sujud, setengah mati kita cari lokasi di mana dahi diletakkan. Sebab di sana sini bertebaran ta** cicak”
Lebih dari sekedar acara pelepasan, Tasyakuran dan Rihlah ini menjadi bukti nyata bahwa MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri terus berkontribusi dalam membentuk generasi masa depan.
Ummulqurahidayatullah.id | “ADA tak antara korang yang kenal Walid?” Mendengar itu, puluhan santri yang duduk setengah lingkaran tampak tersenyum. Ada juga yang terlihat menoleh ke kanan dan ke kiri. Seperti ingin memastikan temannya yang lain ikut tersenyum juga. Walid, nama salah seorang tokoh dalam film Bidaah asal negeri jiran Malaysia, yang tengah viral. Meski mengaku tak juga menonton film berseri itu, namun melihat senyum mereka, bukti kecil bahwa para santri yang bermukim di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an Ahlus Shuffah Balikpapan itu pun tak luput dari kepopuleran Walid pemeran film tersebut. Tapi, “Ni bukan Walid yang viral tu,” ujar sang ustadz masih berlagak dengan aksen atau dialek negeri jiran itu. Ia segera mengingatkan bahwa tokoh yang dimaksud bukanlah si “Walid” asal tanah Melayu. “Ni lagi viral sangat, sebab dah terkenal pun sejak ribu-ribu tahun dulu,” jelas sang ustadz...
“Butuh tekad kuat dan kesabaran sebagai modal sukses hidup orang beriman”
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
Menurutnya, tema ini sejalan dengan tagline sekolah yang selalu digaungkan dengan akronim “Dahsyat” yang berasal dari singkatan Disiplin, Amanah, Harmoni, Semangat, Yakin, Adaptif, dan Taat.
Tapi sulit bukan berarti tidak bisa. Kata peribahasa, “asal ada kemauan, pasti ada jalan”.
Meskipun ada tantangan dan perasaan campur aduk, semangat para sarjana ini tak pernah padam. Mereka siap mengemban amanah dakwah, mencerdaskan anak bangsa, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Acara ini untuk mengesahkan dan mengokohkan lebih kuat lagi kekaderan para mahasiswa, sebelum nantinya mendapat SK penugasan alumni, insyaAllah”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments