Sepucuk Surat KH Abdullah Said dan Silatnas Hidayatullah
“Soal sejarah baru apa nanti yang dibuat, nah kalau itu tugas santri dan mahasiswa yang memikirkannya.”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Soal sejarah baru apa nanti yang dibuat, nah kalau itu tugas santri dan mahasiswa yang memikirkannya.”
“Iman dan amal kita terlalu kecil dan sedikit. Jangan pernah sombong. Mintalah selalu pertolongan kepada Allah”
“Ini spirit yang Ustadz Abdullah Said selalu tekankan dalam setiap ceramah dan taujihnya”
Ratusan ustadz, santri, warga, dan jamaah Kampus Induk Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak menggelar shalat gaib atas wafatnya Ustadz Nazir Hasan.
Ustadz Abdullah Said sangat tegas menyatakan bahwa jangan pernah melakukan dakwah, ceramah, kalau anda tidak shalat tahajud
“Para santri awal Hidayatullah dibekali dengan satu keyakinan yang tinggi bahwa ‘jual beli’ dengan Allah pasti melahirkan pendampingan, penjagaan hingga pertolongan Allah”
Apalagi kalau bicara shalat tahajud. KH Abdullah Said bisa dari jam 00.00 sampai menjelang Shubuh alias jam 04.00.
“Dulu, banyak statemen beliau yang tidak terekam, sehingga kepada Ustadz Hasyim beda, ustadz yang lain beda pula, hingga beberapa statemen itu kita rasa agak aneh pada masa itu, seperti contoh itu, beliau mengatakan, “Ibu kota negara nanti akan pindah ke Balikpapan.”
“Beliau (KH Abdullah Said) memang menekankan tentang pelaksanaan ibadah, beliau itu tidak main-main dengan santri kalau soal ibadah”
by Muh. Abdus Syakur · Published February 22, 2022 · Last modified October 29, 2025
Kemana pun KH Abdullah Said ceramah, Ustadz Hasan mengaku selalu hadir. “Akhirnya, sering saya tidak masuk kuliah hanya untuk mendengarkan ceramah Ustadz Abdullah Said”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments