Ustadzah Hj. Husniah Istri Rais ‘Aam Hidayatullah Wafat, Dimakamkan di Gunung Tembak

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Kabar duka menyelimuti keluarga besar Hidayatullah.
Ustadzah Hj. Husniah, istri KH Abdurrahman Muhammad (Rais ‘Aam Hidayatullah), wafat pada Selasa dinihari (15/9/2026), bertepatan dengan 3 Rabiul Akhir 1448 H.
Muslimah kelahiran Balikpapan (31/12/1963) ini mengembuskan napas terakhir pada sekitar pukul 03.22 WITA di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Kota Balikpapan, Kaltim.
“إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Hj. Husniah, pada hari Selasa, 15 September 2026 M / 3 Rabiul Akhir 1448 H, pukul 03.22 WITA dini hari di RS. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadah dan kebaikannya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, di Surga Firdaus.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا، وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ الْفِرْدَوْسَ
Aamiin Allahumma aamiin. 🤲,” informasi ini disampaikan salah seorang putra almarhumah, Muhammad Ridho, ke grup-grup WhatsApp di Gunung Tembak.
Duka Mendalam
Kepergian Ustadzah Hj. Husniah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para pembimbing, pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH), warga Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, serta jamaah Hidayatullah se-Indonesia dan luar negeri.
Suasana haru meliputi saat warga, bapak dan ibu-ibu, berbondong-bondong bertakziyah ke rumah duka. Sejumlah tokoh dan pengurus Hidayatullah dari berbagai deerah pun dijadwalkan terbang ke Balikpapan hari ini.
Sejak bakda Subuh, Selasa (15/9/2026), para pembimbing, pembina, pengawas, pengurus YPPH Balikpapan, mahasiswa, warga, kader, anggota, dan jamaah bergotong royong mempersiapkan proses pemakaman almarhumah di kediaman almarhumah.
Tepatnya di Jl. PDAM, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, wilayah Kampus Dakwah Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak.

Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka. Pemakaman direncanakan berlangsung pada Selasa (15/9/2026) di halaman kediamannya.
Waktu pemakaman pada hari ini, Selasa (15/9/2026). Jika bukan bakda zuhur, maka selambatnya bakda Ashar, menyesuaikan kedatangan putra-putri almarhumah dari sejumlah daerah.
“Kalau (anak-anak) cepat sampai ini (di Gunung Tembak) dan selesai semua urusan persiapan, ya habiz zuhur dimakamkan. Kalau tidak, paling mundur bakda ashar,” ujar KH Abdurrahman Muhammad yang langsung menginformasikannya di mimbar Masjid Ar-Riyadh, bakda subuh, beberapa jam setelah wafatnya sang istri.

Doa untuk Almarhumah
Keluarga besar Hidayatullah dan masyarakat yang hadir turut memberikan penghormatan terakhir serta membantu berbagai persiapan pemakaman.
Keluarga besar Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ustadzah Hj. Husniah.
“Semoga Allah mengampuni beliau, menerima segala amal ibadah beliau, dan menempatkan beliau di dalam surga-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Amin ya Rabbal ‘Alamin,” dikutip dari pesan yang disiarkan Media Center Ummulqura (UQREAT) Hidayatullah Balikpapan.* (SKR/ @Uqreat)
Recent Comments