Murid PAUD: “Gak Mau, Bunda, Nanti Aurat Kita Kelihatan!”
Mengajari anak-anak kebaikan sejak usia dini itu sangat penting. Mereka sedang berada di masa keemasan dan usia fondasi.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Mengajari anak-anak kebaikan sejak usia dini itu sangat penting. Mereka sedang berada di masa keemasan dan usia fondasi.
Oleh: Mujtahidah* Ummulqurahidayatullah.id- “MASYA ALLAH, udah besar-besar anaknya, ini yang dulu ganteng yah? Wah sudah menghitam sekarang, dulu putih imut!” “Loh yang ini hitam, yang ini putih, kok bisa?” “Kok gak ada yang mirip bapaknya?” Demikian sedikit contoh komentar orang-orang yang mengaku sebagai “manusia dewasa”, saat bersua dengan teman, sanak keluarga di hari Raya. Sebuah pertanyaan yang sebenarnya dia tahu bahwa yang ditanya tidak akan mampu menjawabnya. Andaikan pertanyaannya adalah, “Kok kue nastarnya glowing sekali?” tentu bisa saja dijawab “oww itu ditambahi sedikit madu.” Atau pertanyaan, “Kok kue sagu kejunya kecoklatan sekali?”, kita bisa menjawab, “Oh ya, agak telat diangkat, biasa emak rempong multi tasking.” Tapi kalau yang ditanyakan, “Kok ini pesek? Kok kakaknya putih adeknya hitam?” Kan gak logis kita jawab, “Oh itu karena lahirannya pas mati lampu.” Oleh sebab itu, tolonglah wahai...
Ini halaqah apa ya? Didorong penasaran, aku langsung saja bertanya ke teman sebagai musyrif halaqah itu.
by Muhammad · Published February 13, 2025 · Last modified November 2, 2025
Sang ayah yang telah menjadi almarhum itu adalah Ustadz Andi Ahmad Ishaq. Warga Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak
“Orang tua seringkali positive thinking terhadap apa yang dilakukan anak, masih toleransi jika yang dilakukan masih ada manfaatnya, padahal dalam mendidik bukan berbicara bermanfaat atau tidak, tapi yang harus diperhatikan adalah benar atau salah, halal atau haram menurut Allah”
Tidak ada yang salah sebenarnya, kata Benjamin Franklin, if you fail to plan, you plan to fail. Merencanakan hal-hal baik akan mempermudah untuk melaksanakan kebaikan tersebut.
Bahkan saya sempat mendengar salah seorang petugas di ruang Poli Gizi itu bertanya, “Mana istrinya?”, kurang lebih seperti itu.
Itulah kata dia yang kadang-kadang hilang dalam pendidikan anak, yaitu pendekatan adab dan ilmu.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments