Asal Usul ‘Pernikahan Massal’ Jadi ‘Pernikahan Mubarak’ di Hidayatullah
Sikap sami’na wa atho’na menjadikan mereka menerima jodoh atau calon pasangan berdasarkan pilihan ustadznya.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Sikap sami’na wa atho’na menjadikan mereka menerima jodoh atau calon pasangan berdasarkan pilihan ustadznya.
“Istriku tersayang, aku sangat mencintaimu bukan saja karena cantik fisikmu tetapi kesetiaanmu terpancar dari luar dan dalam.”
Menegakkan peradaban Islam dimana saja, perintah Allah Ta’ala bahkan menegakkan Islam secara sempurna, penuh ketaatan dan rasa berserah diri
“Wajib menjaga kesakralan pernikahan dengan menjaga aib keluarga, menjaga kepercayaan pasangan”
by Muh. Abdus Syakur · Published March 5, 2022 · Last modified October 28, 2025
“Eksistensi dan keberadaan Muslimat Hidayatullah diharapkan mampu menjadi penggerak dalam membangun keluarga Qur’ani menuju peradaban Islam”
“Tapi bukan berarti perhatian kepada keluarga boleh ditinggal begitu saja”
“Ini adalah amanah umat, maka setiap amanah tidak ada yang ringan. Ia harus dikerja sungguh-sungguh secara profesional”
by Muh. Abdus Syakur · Published September 29, 2021 · Last modified August 21, 2025
“Setiap orang punya kelemahan. Ada yang ganteng tapi tidurnya ngorok. Ada yang cantik tapi malas”
by Muh. Abdus Syakur · Published September 16, 2021 · Last modified September 13, 2025
“Maka membaca dan memahami ‘manual book‘ karakter pasangan adalah kemutlakan agar tidak terjadi pola komunikasi yang pincang.”
Kalau mawaddah adalah cinta yang bersifat lahiriyah (paras, wajah, body, umur yg muda, good looking), maka rahmah adalah cinta yang berdimensi non fisik; ruhiyah, akhlak dan sejenisnya.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments