Penugasan Alumnus STIS Hidayatullah, Kukuhkan Semangat Pengabdian Sarjana Kader Dai
Ketua STIS Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Rizky Kurnia Sah menegaskan, etika merupakan pembeda utama antara alumni STIS dengan lulusan lainnya.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Ketua STIS Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Rizky Kurnia Sah menegaskan, etika merupakan pembeda utama antara alumni STIS dengan lulusan lainnya.
Kepergian beliau seperti menyisakan ruang kosong yang sulit dijelaskan. Bukan hanya karena seorang guru telah berpulang, tetapi karena kami kehilangan sosok ibu, pembimbing, sekaligus penjaga hati-hati kecil kami selama menuntut ilmu.
“Di mana-mana bertugas, di benak pertama adalah bagaimana menjaga kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah.”
“Dakwah di Papua itu berat. Butuh bantuan dan pertolongan Allah. Orang bilang tidak mungkin, tapi kalau kita rajin ibadah dan berdoa, semua bisa terjadi karena kehendak Allah”
Jati Diri Hidayatullah menuntut semangat berkorban dan sikap ekspansif
“Terutama di Gunung Tembak. Sebab peserta tidak cuma dijejali dengan materi di dalam ruangan saja. Tapi juga bagaimana pelaksanaan nilai-nilai Islam dalam keseharian mereka”
“Karena (Nenek Tika) ‘ibu pertama’ yang memasakkan para santri sejak 1970-an di Gunung Sari…”
Selamat jalan, Nenek Atikah
semoga engkau dikumpulkan bersama para syahidah. Aamiin yaa Rabbal ‘alamin.
“Hidayatullah terus berkembang dan maju. Kader-kader saat ini adalah pewaris dan pelanjut perjuangan”
“Kita harus melek dan tanggap terhadap perubahan, namun tetap kokoh pada jati diri kelembagaan”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments