Malam Film Santri Berlangsung Meriah & Penuh Spirit, Uqreat Minta Maaf atas Segala Kekurangan

Ketua YPPH Balikpapan, Dr Arfan, pada acara Malam Film Santri gelaran Media Center @Uqreat Ponpes Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu malam, 17 Rabiul Awwal 1448 H (29/8/2026).* [Foto: SKR/@Uqreat]

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Acara Malam Film Santri yang digelar Media Center Ummulqura Creative Production (Uqreat) berlangsung semarak dan penuh spirit perjuangan di halaman parkir utara Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu malam (29/8/2026).

Acara yang dikerjasamakan dengan DKM Ar-Riyadh, SMH RM Putra, dan PUZ-STIS Hidayatullah ini dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan.

Mulai dari santri MI RM Putra, santri SMH MTs-MA RM Putra, mahasiswa STIS Hidayatullah, para warga, jamaaah Masjid Ar-Riyadh, hingga pengurus, pengawas, pembina, dan pembimbing Ponpes Hidayatullah, hingga Rais Am Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad.

Banyak Kekurangan

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan Dr Arfan mengapresiasi acara ini meskipun diakui banyak kekurangan.

Bang Hanief Jerry, M.Sn, Dosen Institut Kesenian Jakarta dan Juri Santri Film Festival Kementerian Kebudayaan RI 2025, selaku mentor dalam pembuatan film itu turut menyampaikan ucapan selamat atas lahirnya karya tersebut.

Ketua Panitia Malam Film Santri, Bang Abdus Syakur, meminta maaf karena acara tersebut penuh dengan kekurangan. Sehingga, pihaknya siap menerima segala kritikan, masukan, dan sebagainya yang bersifat membangun.

“Kami dengan sangat terbuka menerima (semua itu),” ujarnya.

Ia menjelaskan, Malam Film Santri merupakan salah satu rangkaian dalam proyek membangun entitas dunia perfilman di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak.

Ketua Uqreat, Abdus Syakur, pada acara Malam Film Santri gelaran Media Center @Uqreat Ponpes Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu malam, 17 Rabiul Awwal 1448 H (29/8/2026).* [Foto: Dede/@Uqreat]

“Terima kasih banyak tak terhingga untuk semua pihak yang telah mendukung acara ini. Mulai dari Rais Am Hidayatullah hingga para santri. Secara khusus kepada para donatur, termasuk yang atas nama “hamba Allah”. Begitu pula kepada Babeh Dzikrullah dan Bang Jerry. Terima kasih pula untuk para sponsor, antara lain PT Malewa Putra, Baitul Maal Hidayatullah Kaltim, Kedai Rabiul, dan lain sebagainya,” ujar Abdus Syakur yang juga Ketua Uqreat.

Antusias

Pantauan Uqreat, acara tersebut berlangsung meriah. Para hadirin tampak antusias memenuhi tempat yang disediakan. Termasuk tangga utara Masjid Ar-Riyadh.

Rangkaian acaranya antara lain pemutaran film dokumenter tokoh Hidayatullah berjudul “Jejak Pengabdian”. Terdiri dari film yang mengangkat spirit dari Ustadz Abdul Latief Usman sebagai santri dari KH Abdullah Said (Pendiri Hidayatullah) dan film yang mengangkat sisi human interest Ustadz M Hasyim HS sebagai sahabat seperjuangan KH Abdullah Said.

Ada juga sesi diskusi seputar sinematografi. Panitia mendatangkan pemateri seorang film maker yang juga alumnus SMH RM Putra, Bang Renaldi Gunawan, kreator konten dari Ponpes Hidayatullah Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Diskusi itu dipandu oleh dua host muda yaitu Bang Fikri Wardani (Sutradara Film Ustadz Abdul Latief Usman) dan Bang Zaid Amin (Sutradara Film Ustadz Hasyim HS).

Anak muda energik yang juga mahasiswa PUZ-STIS Hidayatullah, Bang Abdan Syakur tampil penuh semangat sebagai master of ceremony (MC).

Antusiasme penonton pada acara Malam Film Santri gelaran Media Center @Uqreat Ponpes Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu malam, 17 Rabiul Awwal 1448 H (29/8/2026).* [Foto: SKR/@Uqreat]

Layar besar berukuran sekitar 6×4 meter yang menyala di depan hadirin menambah keseruan nobar tersebut. Apalagi, sound system yang disiapkan khusus menambah suasana nobar semakin menggema di langit hitam Gunung Tembak.

Panitia juga mengadakan kuis untuk peserta dan penyerahan cinderamata kepada perwakilan keluarga yang dibuatkan filmnya. Cinderamatanya berupa ilustrasi foto Ustadz M Hasyim HS dan Ustadz Abdul Latief Usman karya Bang Roghib Maulana, salah seorang kru Uqreat.

Sebagai Ketua Panitia, Abdus Syakur turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana yang telah bekerja keras siang-malam menyukseskan acara itu.

Rangkaian Malam Film Santri berakhir pada sekitar pukul 22.30 WITA dengan meninggalkan spirit yang kuat untuk terus meneladani para pendiri dan tokoh Hidayatullah selama ini.* (SKR/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *