Usai Palestina, Dibuka Lelang Infaq Masjid Ar-Riyadh, Ust Abdul Latief Terharu
“Ini Pak Sudding, kerjanya ngelap-ngelap masjid, ngepel, membersihkan masjid tiap waktu,” ucapnya sambil menangis penuh haru.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Ini Pak Sudding, kerjanya ngelap-ngelap masjid, ngepel, membersihkan masjid tiap waktu,” ucapnya sambil menangis penuh haru.
“Karena mereka masih santri MI (SD) ya, jadi kalau waktu shalat lail itu ada yang tertidur”
Tentu di waktu subuh kita sudah berinfaq, siang ini kita berinfaq lagi. Sesungguhnya saudara-saudara kita di Palestina sangat membutuhkan infaq kita”
“Bukan hanya melihat saudara kita seperti ini, tapi juga karena indikator keimanan, karena kita umat Islam ini masih bersaudara dan mereka masih di bawah penindasan Zionis”
“Saudara-saudara kita di Palestina, kuat imannya, kuat fisiknya, namun mereka tidak bisa menikmati itu karena dalam keadaan tekanan”
Panitia membatasi jumlah peserta iktikaf di Masjid Ar-Riyadh. Kuota ikhwan 100 peserta, akhwat 20 peserta (dalam konfirmasi).
Ustadz Anwari Hambali pun mengajak para jamaah untuk merefleksikan kembali tugas dan tanggung jawab sebagai manusia.
“Kenapa? Kalau (mengejar) target khatam berkali-kali, yang terjadi akan mengejar-ngejar (target saja) dan (hukum-hukum bacaan) ditabrak”
“Jadi masing-masing satu juz setiap malam. Kalau jamaah rutin mengikuti keduanya, berarti bisa mengkhatamkan menyimak al-Qur’an sebanyak dua juz setiap malam”
Ustadz Abdullah Ihsan selama ini juga turut serta bersama tokoh masyarakat lainnya dalam menjaga kerukunan umat beragama di Bali.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments