Selama Ramadhan, Mahasiswa STIS Hidayatullah Dapat Tugas Khusus
“Ini juga pernah kami rasakan, jadi endak hanya teman-teman sekarang ya”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Ini juga pernah kami rasakan, jadi endak hanya teman-teman sekarang ya”
“Meskipun tidak ikut main, tapi tetap harus meramaikan”
“Bukan berarti dulu tidak bagus, namun kreativitas mahasiswa saat ini semakin meningkat dan semakin bagus”
“Tentunya kegiatan Porseni ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi sesuai dengan apa yang kami jadikan tema ini”
“Berharap kegiatan bakti sosial ini dapat terus berlanjut di waktu yang akan datang”
“Aksi bersih-bersih masjid ini adalah bentuk dari kepedulian kita terhadap masyarakat sekitar kita, sekaligus sebagai bentuk dakwah juga.”
“Ngeri-ngeri juga ternyata mahasiswa kita, kalau bahas-bahas isu ketika debat ternyata main ‘serang-menyerang’ juga”
Ummulqurahidayatullah.id– Senin dan Kamis adalah agenda rutin bagi mahasiswa STIS Hidayatullah menjalankan ibadah puasa Sunnah. Hal ini bertujuan agar mahasiswa terbiasa menjalankan ibadah yang satu ini hingga nanti telah menjadi alumni. “Kita hari ini puasa, Alhamdulillah Senin dan Kamis sudah menjadi program untuk mahasiswa dari WK III,” ucap Fathur, salah seorang mahasiswa STIS Hidayatullah, saat ditanyai Media Center @UmmulquraHidayatullah (MCU)-Media STIS Hidayatullah, Senin (15/10/2022). Meski dalam keadaan berpuasa, mahasiswa tetap melakukan aksi peduli lingkungan. Misalnya, membersihkan serta merapikan kawasan taman kapsul di jalan menuju Gedung Prasmanan, Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan. Kegiatan ini dikomandani langsung oleh Ustadz Arifuddin, Wakil Ketua III STIS Hidayatullah. “Jadi Alhamdulillah bang, kita (Dema) berkolaborasi dengan WK III melakukan kegiatan bersih-bersih setiap Senin dan Kamis, in syaa Allah,” lanjut Fathur sembari mencabut rumput di sekitaran bunga. “Yaa meskipun kita dalam...
“Jadi kali ini untuk pemateri, kita ambil dosen kita yakni Ustadz Dr. Abdurrohim dan tema yang dibawakan yaitu “Konsep Insan Kamil Menurut Muhammad Iqbal”.
“Saya teringat, Ustadz Nashir agak keras ketika membangunkan saya, tapi saya selalu ber-husnu dzan sama beliau, pasti semua yang dilakukan beliau itu ada baiknya untuk diri saya.”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments