Membaca, Kunci Utama Amanah Perkaderan Hidayatullah di Era Modern
Baginya, membaca bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan bagian dari ibadah dan karakter kepemimpinan.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Baginya, membaca bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan bagian dari ibadah dan karakter kepemimpinan.
Dua guru SMH, Mukhlisa dan Najmatun Nahdhah, juga berhasil masuk dalam daftar 75 karya terbaik tingkat nasional,
“Ada banyak naskah di laptop, cuma kalau lihat rasanya kurang pas. Jadi diedit terus selalu”
Setiap siswa diberi kesempatan untuk menjadi guru cilik, melakukan proyek steam, dan menulis rangkuman dari kegiatan.
Pemimpin Umum Hidayatullah mendorong para pencinta ilmu untuk menyempurnakan dengan kemampuan berbahasa asing.
“Selamat mengikuti Silatnas dengan membawa buku minimal 1 eksemplar setiap orang!” imbaunya.
“Artinya, mari menulis! Kalau kita menulis, maka medsos akan diisi oleh banyak kebaikan”
Terbuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi sponsor dalam pemberian Reward Sayembara Tulisan Silatnas Hidayatullah 2023
“Tentu ini akan membuat mahasiswa semakin mengerti tantangan dakwah di dunia filantropi, utamanya zakat, infak, dan sedekah”
“Kalau kita kemudian mudah dipecah belah dan diprovokasi, itu boleh jadi memang akibat salah satunya kurang membaca. Kurang membaca, maka ukhuwah kita tidak kuat, mudah dibuat retak dan seterusnya”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments