Ust Baharun Musaddad: Baca al-Qur’an dengan Benar, Jangan Tergesa-gesa
“Kenapa? Kalau (mengejar) target khatam berkali-kali, yang terjadi akan mengejar-ngejar (target saja) dan (hukum-hukum bacaan) ditabrak”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Kenapa? Kalau (mengejar) target khatam berkali-kali, yang terjadi akan mengejar-ngejar (target saja) dan (hukum-hukum bacaan) ditabrak”
“Menghafal yang benar adalah setelah dibacakan (oleh guru), maka dibacakanlah (oleh murid)”
Pernah juga, masa kuliah di Madinah, tiba-tiba ada mobil tak dikenal menghampiri dan (orang di dalamnya) langsung ngasih selembar 500 riyal Saudi atau sekitar dua juta rupiah
Kehadiran anak-anak di Masjid Ar-Riyadh menambah semarak kegiatan iktikaf. Riuh rendah suara mereka membaca Al-Qur’an, berdzikir, bermain, bergurau, dan sebagainya, membuat masjid semakin hidup.
Pertama, cari guru. Kepada siapa ingin menghafal dan mendapat bimbingan menghafal. Carilah ulama yang memang dikenal penghafal al-Qur’an.
“Jangan terpikir akhiran(surat)nya”
“Saya berpesan kepada Akhi Helfan Rusydi dan Muhammad Fadhlul Aktsar agar senantiasa bertakwa kepada Allah dimanapun berada”
Panitia Ramadhan mengajak warganet untuk mengikuti Talaqqi Al-Qur’an Kolosal secara online via Youtube Masjid Ar-Riyadh Gunung Tembak
“Orang yang belajar dengan santai, nikmat, dia juga akan lulus, tetapi dia akan jadi seperti ayam potong”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments