Sudah Nenek-nenek Masih Belajar Mengaji, Cahaya Al-Qur’an di Kaltara
Bagi para lansia di Nunukan, Rumah Qur’an bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang harapan.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Bagi para lansia di Nunukan, Rumah Qur’an bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang harapan.
“Jadi untuk pembelajaran di bulan Ramadhan ini kita fasilitasi khusus untuk yang online. Setiap hari Ahad pagi, yang online kita buka pembelajaran melalui google meet”
“Kenapa? Kalau (mengejar) target khatam berkali-kali, yang terjadi akan mengejar-ngejar (target saja) dan (hukum-hukum bacaan) ditabrak”
“Saya berharap saya bisa menjadi lebih shaleh lagi, dengan ini bisa memperbanyak hafalan, dan memantapkan lagi bacaan Al-Qur’an”
“Menghafal yang benar adalah setelah dibacakan (oleh guru), maka dibacakanlah (oleh murid)”
“Dalam kondisi apapun, termasuk -mohon maaf- di usia tua sekalipun”
Pernah juga, masa kuliah di Madinah, tiba-tiba ada mobil tak dikenal menghampiri dan (orang di dalamnya) langsung ngasih selembar 500 riyal Saudi atau sekitar dua juta rupiah
Pertama, cari guru. Kepada siapa ingin menghafal dan mendapat bimbingan menghafal. Carilah ulama yang memang dikenal penghafal al-Qur’an.
“Tugas kita semua sebagai generasi penerus untuk mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari”
“Jangan terpikir akhiran(surat)nya”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments