Cerita dari Penjelajahan Kampus Gunung Tembak Para Pramuka Hidayatullah se-Indonesia
“MasyaAllah, ternyata kampus Gunung Tembak ini luas sekali ya”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Gunung Tembak / Nasional HIdayatullah
by Muhammad · Published August 27, 2025 · Last modified November 3, 2025
“MasyaAllah, ternyata kampus Gunung Tembak ini luas sekali ya”
Akibat kelelahan, ada yang sampai melempar koper demi bisa bergerak cepat di tengah berdesakan dengan peserta atau penumpang kapal lain.
Di balik keceriaan itu, terselip cerita haru. Banyak peserta dari berbagai daerah harus menempuh perjalanan yang tidak mudah. Jalan darat, laut, dan udara mereka lalui demi bisa hadir di ajang Pramuka Hidayatullah bergengsi ini.
Gunung Tembak / Nasional HIdayatullah
by Muhammad · Published August 23, 2025 · Last modified November 3, 2025
Menurut Kak Anca, meskipun helatan Jamnas kali ini belum mampu mencapai zero plastik, tapi setidaknya lokasi tenda perkemahan dan bazar menjadi fokus tagline #backtonature tersebut.
“Mantap, masih gagah semua di usia senja. Semoga Allah tetap menjaga dan menyehatkan semuanya, amin,” lanjutnya yang juga diaminkan oleh kader senior, Ustadz Syarif Bastian, putra Ustadz Amin Bahrun Rahimahullah.
Kak Wahyu mengakhiri dengan apresiasi tinggi atas inisiatif Sako Pramuka Hidayatullah tersebut.
“Momen ini menjadi ladang dakwah bagi peserta untuk menanamkan nilai-nilai agama terutama dalam kesempurnaan menutup aurat”
Ummulqurahidayatullah.id– Ustadz mengisi ceramah depan jamaah itu biasa. Ustadz mengajak bernyanyi itu tidak biasa. Itulah yang terjadi pada acara Pembukaan Scouting Skill Satuan Komunitas Pramuka Hidayatullah di Aula Prasmanan, Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Kamis (25/08/2022). Momennya terjadi Ketika Sekretaris Badan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Abdul Latief Usman, didaulat memberi sambutan pamungkas di hadapan ratusan peserta yang datang dari penjuru Indonesia. Ia lalu meminta ada peserta yang tampil untuk maju ke depan. “Ayo, Pramuka harus siap selalu, tidak boleh menolak,” ucapnya memberi semangat. “Suara saya sebenarnya lebih merdu, cuma kali ini minta anak buahnya saja yang maju duluan,” ucap ustadz Latief tersenyum sambil menyebut nama seorang instruktur yang hadir di ruangan. Singkat cerita, Habib peserta asal Papua, didapuk menyanyikan lagu nasional berjudul “Dari Sabang sampai Merauke”. Menurut ustadz yang juga...
“Ke Balikpapan membeli dasi, belinya di toko Pak Abdullah. Mari kita sukseskan kaderisasi, melalui Pandu dan juga Sako Hidayatullah.”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments