Aksi Panitia ISCH III Menjaga Kebersihan Lingkungan Gunung Tembak

Ummulqurahidayatullah.id | HARI mulai gelap. Sejumlah pria menunduk-nunduk di lapangan sepakbola Aglasra, Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Di antara pria itu adalah Darmansyah alias Kak Anca. Ia bersama sejumlah orang lainnya termasuk kru Media Center ISCH III tampak cekatan membersihkan sisa-sisa sampah di lapangan tersebut.
Sampah yang masih ada dipungut, dikumpulkan, lalu dibuang ke tempat pembuangan sampah.
Tema lingkungan hijau dan kembali ke alam (back to nature) menjadi salah satu spirit panitia pelaksana Islamic Scout Camp of Hidayatullah (ISCH) Jambore Nasional III. Di antara implementasinya yaitu menjaga kebersihan lingkungan.
Memang, urusan kebersihan bukan cuma tanggung jawab panitia yang membidanginya. Sebagaimana pesan Kak Ibrahim, panitia yang mengurusi transportasi, kebersihan adalah tanggung jawab semua pihak.
Meminimalkan Sampah Plastik
Meskipun diakui belum 100 persen, tapi spirit ini diimbaukan kepada seluruh peserta Jambore Nasional (Jamnas) Sako Pramuka Hidayatullah untuk meminimalisasi limbah khususnya sampah berbahan plastik.
“Harapan kita meminimalkan sampah plastik,” ucap Kak Darmansyah, sebagai penanggung jawab acara Jamnas III kepada awak Media ISCH III, baru-baru ini di Gunung Tembak.
Tak cuma itu, panitia yang membidangi kebersihan juga berupaya keras agar kebersihan lingkungan tetap terjaga. Imbauan demi imbauan terus digalakkan termasuk secara offline.
“Tim nyapu minimal 2 kali sehari, plastik (tempat) sampah selalu diganti,” ujar Kak Pajrin, panitia lainnya.
“Alhamdulillah, tadi sore semua mahasiswa PUZ (STIS Hidayatullah) keliling sekitar masjid, jalanan lapangan, gedung MI SMH pungut sampah, tinggal diangkut,” ujar Kak Hajumat, panitia lainnya, Kamis (21/8/2025) malam memberikan laporan.

Belum 100 Persen, tapi…
Sampah plastik memang masih menjadi persoalan global termasuk pada berbagai kegiatan apapun.
Menurut Kak Anca, meskipun helatan Jamnas kali ini belum mampu mencapai zero plastik, tapi setidaknya lokasi tenda perkemahan dan bazar menjadi fokus tagline #backtonature tersebut.
“Ada dua tempat yang sampah plastiknya harus minim, di tempat perkemahan dan di tempat bazar,” terangnya tentang tahapan implementasi program saat itu.
“Jadi, peserta yang pergi ke bazar tidak boleh bawa sampah ke perkemahan. Belanja di situ, habiskan makanan di situ. Jangan bawa sampah kemah ke perkemahan,” ucap Kak Anca yang juga diamanahi Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kepulauan Riau saat ini.
ISCH III berlangsung di bumi perkemahan Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan (21-24/8/2025).* (Abu Jaulah/Media ISCH III/@Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments