KH Abdurrahman Muhammad: Loyalitas Perjuangan Para Dai Warisan Mahal Para Ulama
“Tidak usah Pak Dirman tinggalkan Papua. Cuma kayak Pak Dirman ini tidak perlu lagi diputar-putar. Sudah tua.”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Tidak usah Pak Dirman tinggalkan Papua. Cuma kayak Pak Dirman ini tidak perlu lagi diputar-putar. Sudah tua.”
“Superioritas (dakwah) Hidayatullah ada di sini, ala minhajin nubuwah. Superioritas itu adalah dengan kembalinya kepada wahyu. Pasti akan sampai kepada kemenangan kalau konsisten dengan pergerakan ini, gerakan nubuwah”
“Allahumma unshur al-muslimina fi filasthina. Allahumma a’izza al-Islama wa al-muslimina. Allahumma ahlik al-kafarata wa al-musyrikina a’da-aka a’da- ad-dini”
Tak pelak, suasana haru sempat menyelimuti jamaah Masjid Ar-Riyadh terutama yang menyaksikan pemandangan itu.
“Semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan”
“Doanya yah! Doakan Ustadz!”
“Diharapkan kepada kita seluruh kaum Muslimin untuk bisa merasakan dan mencicipi manis dan lezatnya keberkatan dan kebaikan bulan Ramadhan. Amin amin ya Rabbal Alamin!”
Bak peribahasa, malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Meski sudah masuk tahun ketiga, lagi-lagi perkuliahannya putus karena satu sebab. Hingga akhirnya ia memilih balik dari perantauan di tanah Jawa dan kembali ke tanah kelahiran di Pare-Pare, Sulawesi Selatan.
Saking bahagianya, sebagaimana dituturnya, saat pulang ke rumah, sahabat karib Pendiri Hidayatullah, KH Abdullah Said, tersebut langsung mengumpulkan anak-anaknya dan berkata bahwa ia baru saja dapat rezeki luar biasa dari Allah.
“Setiap ada pelepasan alumni begini, ada rasa-rasa sedih rasa-rasa terharu”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments