Konvensyen Dakwah Borneo, Sekyas Kampus Induk Hidayatullah Paparkan Pusat Kaderisasi Dai
“Kampus Induk (Hidayatullah) sebagai kampung sekaligus pusat kaderisasi dai yang sebisa mungkin membangun nilai-nilai Madinatun Nabi”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Kampus Induk (Hidayatullah) sebagai kampung sekaligus pusat kaderisasi dai yang sebisa mungkin membangun nilai-nilai Madinatun Nabi”
“Wali murid yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada pendidikan hendaknya diarahkan menjadi mitra dakwah Hidayatullah”
“Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam, pesan dakwah akan lebih mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat”
“Pemuda itu adalah pemilik masa depan”
“Saya sudah lihat perhatikan. Bukan main, lari naik baru dia buang dirinya, (jadilah) satu benang. Setelah itu, lari lagi naik kemudian dia buang lagi dirinya, (jadi) dua benang. Begitu seterusnya. Setelah itu ada jalan, baru mulai dianyam (benang-benang) itu (menjadi sarang). Bagus dilihat itu”
Menariknya, di antara para peserta terdapat 2 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 7 pegawai Baitul Maal Hidayatullah (BMH), serta utusan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur seperti Berau, Bontang, Paser, Samarinda, bahkan Kutai Barat.
“Perlu ada persiapan yang matang dalam penerimaan adik-adik (santri) baru.”
Kegiatan intensif pada Jumat, 24 Syawal 1445 (3/5/2024) itu menjadi panggung bagi pemuda-pemudi Hidayatullah untuk mengasah kemampuan mereka dalam dunia media digital yang semakin berkembang.
“Karena katanya biasanya sudah SMP tapi belum tahu sama sekali tentang keagamaan”
“Agar tidak tergoda oleh bisikan-bisikan setan yang dapat membuat terlempar dari jalan perjuangan”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments