Hujan Deras Tak Mempan Padamkan Api Semangat Mahasiswi STIS Jaga Lingkungan
Aroma teh manis dan bakwan goreng merebak di udara. Asap tipis mengepul dari gelas dan piring, menghadirkan kehangatan di tengah hawa lembab.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Aroma teh manis dan bakwan goreng merebak di udara. Asap tipis mengepul dari gelas dan piring, menghadirkan kehangatan di tengah hawa lembab.
Gunung Tembak / Nasional HIdayatullah
by Muhammad · Published October 19, 2025 · Last modified November 3, 2025
“ Inilah yang harus dikuatkan dikencangkan dan dieratkan, bagaimana halaqah ini betul-betul menjadi media belajar al-Qur’an”
Demikian pula di lembaga ini, perhatian dan pelayanan terhadap program-program kebaikan, terhadap anak-anak dan generasi yang tumbuh, seharusnya bukan sekadar agar disebut sebagai ayah, ibu, atau pendidik.
Kerja bakti juga merupakan tradisi positif yang telah berlangsung turun temurun di Gunung Tembak.
Ummulqurahidayatullah.id- Syeikh Palestina kembali mengunjungi Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Jumat (10/10/2025). Syeikh Bassam ‘Ied Dwaimah didaulat menjadi khatib Jumat di Masjid Ar-Riyadh Gunung Tembak. Ia juga mengimami shalat Jumat bersama ratusan warga, ustadz, mahasiswa, dan santri. Syeikh Bassam ‘Ied Dwaimah merupakan hafizh Al-Qur’an internasional sekaligus Imam Masjid As-Salam dan Masjid Al-‘Umari di Gaza, Palestina. Kehadiran Syeikh Bassam ‘Ied Dwaimah ke Gunung Tembak di bawah payung Darul Qur’an Alkarim Wassunnah. Serta bekerja sama dengan PP Pemuda Hidayatullah dan Muslimat Hidayatullah. Kehadirannya dalam rangkaian Safari Dakwah Kaltim 1447 H. Terus Peduli Palestina Dalam khutbahnya, Syeikh Bassam ‘Ied Dwaimah mengajak kaum Muslimin untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap Palestina. Sebagai seorang Muslim sudah seharusnya memiliki kepedulian tersebut. “Bagaimana nanti kita menghadap Allah ditanyakan apa yang sudah kita lakukan untuk Gaza?” pesan Syeikh Bassam ‘Ied Dwaimah...
“Semoga bersama pasangan nanti kami bisa membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta penuh keberkahan, insyaAllah,” tuturnya.
Wali Kota Balikpapan turut memberikan sambutan, baik di lokasi pengantin putra maupun lokasi pengantin putri.
“Jadi suami harus sabar.”
“Amalan kecil bisa menjadi besar karena niatnya, dan amalan besar bisa menjadi kecil karena niat yang salah.”
“Kehadiran akademisi dari USIM semakin memperkaya khazanah keilmuan dan membuka cakrawala kita dalam memahami isu-isu hak asasi manusia secara lebih komprehensif”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments