Road to Ramadhan: MCU, STIS, & BMH Gelar Training Literasi ZIS
“Tentu ini akan membuat mahasiswa semakin mengerti tantangan dakwah di dunia filantropi, utamanya zakat, infak, dan sedekah”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Tentu ini akan membuat mahasiswa semakin mengerti tantangan dakwah di dunia filantropi, utamanya zakat, infak, dan sedekah”
Pemuda Hidayatullah pada kepengurusan periode 2020-2023 menerbitkan satu buku pedoman untuk bekal kader.
Dalam sambutannya, Ustadz Nashirul, demikian dikenal, mengemukakan bagaimana pemuda mengambil spirit dari para pemuda hebat yang kisahnya diabadikan dalam Al-Qur’an.
“Kampus Gunung Tembak adalah wahana konservasi untuk merawat gerakan kultural Hidayatullah”
“Kalau kita kemudian mudah dipecah belah dan diprovokasi, itu boleh jadi memang akibat salah satunya kurang membaca. Kurang membaca, maka ukhuwah kita tidak kuat, mudah dibuat retak dan seterusnya”
“Berani menjadi dai, berani menjadi pengusaha”
Oleh: Imam Nawawi Ummulqurahidayatullah.id | KEHADIRAN Hidayatullah (1 Muharram 1393 H) erat kaitannya dengan kesadaran akan tantangan keumatan yang membutuhkan spirit juang yang tidak saja kuat, kokoh, modern dan sistematis, serta rapi, tetapi juga berlandaskan pada Manhaj Nabawi. Manhaj Nabawi yang dimaksud ialah bagaimana Allah Subhanahu Wata’ala secara langsung mentarbiyah Nabi Muhammad ﷺ melalui 5 surat Alquran yang turun di awal kenabian, sehingga lahir keteladanan, kemampuan membaca dengan mendalam dalam bingkai Iqra’ bismirabbik, akhlak mulia, dan tentu saja visi berquran yang kokoh, spirit dakwah yang tangguh dan ibadah yang tak kenal lelah. Semua itu pada akhirnya mampu mendorong lahirnya satu komunitas, bahkan masyarakat yang berperadaban yang tegak di atas nilai-nilai iman dan juga sangat progresif di beragam bidang kehidupan yang memungkinkan pencerahan dan ekspansi kebaikan dapat terus digulirkan, yakni masyarakat Madinah. Jika melihat sisi konsepsi dakwah...
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments