Ustadz Nashirul Haq: Guru Disiplin, Lahirkan Kader Rabbani

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat – “Kalau kita ingin melahirkan kader yang disiplin, maka guru dan dosen harus lebih dahulu menjadi teladan dalam disiplin. Murid tidak hanya belajar dari apa yang kita ucapkan, tetapi dari apa yang kita lakukan setiap hari,” tegas Ustadz Nashirul Haq, Wakil Ketua Pimpinan Majelis Syura Hidayatullah, dalam Pembinaan Guru dan Dosen bertema “Meneguhkan Jati Diri Guru dan Dosen Pejuang, Demi Lahirnya Kader Rabbani” di Aula LPPH, Sabtu, 26 Muharram 1448 H (11/7/2026).

Disiplin Dimulai dari Keteladanan

Menurut Ustadz Nashirul Haq, disiplin bukan sekadar aturan atau budaya kerja, tetapi bagian dari jati diri seorang pendidik pejuang. Hal itu dapat dimulai dari perkara sederhana, seperti menjaga waktu, menunaikan amanah, mempersiapkan pembelajaran dengan baik, serta menjaga adab dalam setiap aktivitas.
“Disiplin adalah pintu masuk seluruh kebaikan. Ketika seorang guru disiplin terhadap waktunya, disiplin terhadap ibadahnya, dan disiplin terhadap amanahnya, maka ia sedang membangun karakter para kader tanpa harus banyak memberi nasihat,” ujarnya.

Meneguhkan Jati Diri Pendidik Pejuang

Pembinaan yang diikuti puluhan guru dan dosen tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran pendidik Hidayatullah sebagai pembina generasi sekaligus bagian dari perjuangan dakwah. Para peserta diajak untuk tidak memandang profesi pendidik sekadar sebagai pekerjaan, tetapi sebagai amanah dalam menyiapkan generasi yang akan melanjutkan perjuangan Islam.

Melalui pembinaan ini, guru dan dosen didorong untuk terus memperkuat kualitas diri, profesionalitas, dan keteladanan. Sebab, kader rabbani tidak hanya dibentuk melalui apa yang diajarkan di ruang kelas, tetapi juga melalui sikap, kedisiplinan, dan keteladanan para pendidiknya setiap hari. (Abana/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *