Bunda Aisah: Muslimah Wajib Berhijab, Itu Perintah Allah

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Jakarta Selatan sukses menggelar acara inspiratif dalam peringatan Hari Solidaritas Hijab se-Dunia (International Hijab Solidarity Day) di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan (18/9/2026).

Spirit yang muncul adalah tentang bagaimana setiap Muslimah yang berhijab hidup penuh semangat.

Hal itu seperti disampaikan oleh Pengawas dari Brand Muslimah, Vanilla Hijab, Bunda Aisah, yang hadir sebagai narasumber pada sesi talk show.

“Muslimah itu harus punya semangat. Jangan terjebak oleh usia. Usia boleh terus bertambah, jadi lansia bahkan. Tapi jangan merasa sudah tua, sudah nenek-nenek, lalu hidup tidak semangat. Tidak boleh,” tegasnya di hadapan hadirat, yang sebagian besar pesertanya merupakan lansia.

Wanita yang kini berusia 68 tahun itu pun mendorong agar semakin berusia, Muslimah semakin banyak berbuat baik.

“Ayo perbanyak berbuat baik, hadirkan manfaat tidak saja bagi diri sendiri (melalui ibadah) tetapi juga bagi masyarakat luas (berbagi). Dan ingat, jangan berbuat tidak baik, ghibah misalnya,” imbuhnya mengajak.

Tanamkan Kebanggaan Berhijab

Termasuk dalam berhijab. Bunda Aisah mendorong setiap Muslimah menggunakan hijab.

“Hijab itu perintah Allah, wajib kalau Muslimah menggunakan hijab. Hebatnya ajaran hijab ini, sekarang seluruh dunia ada orang yang berhijab. Mau ke Amerika, China, Eropa di manapun ada orang berhijab.

Jadi, ayo terus berhijab, kita tanamkan kebanggaan kepada anak-anak generasi umat ini bahwa hijab itu baik, hijab itu perlu dan hijab itu penting,” tegasnya.

Hari Solidaritas Hijab Internasional diperingati setiap tanggal 4 September sejak tahun 2004.

Tujuannya adalah memberi dukungan dan solidaritas terhadap kebebasan berhijab setelah adanya berbagai pelarangan di sejumlah negara.* (Herim/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *