Sempat Berkali-kali Batal Ikut, Dua Guru Hidayatullah Gutem Jadi Peserta Terbaik

Ummulqurahidayatullah.id– Berkali-kali gagal dan batal ikut. Sekali turut langsung jadi peserta terbaik.
Demikian rezeki dan nasib baik yang didapatkan oleh dua guru putri utusan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Kalimantan Timur, saat mengikuti kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah Hidayatullah se-Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.
Keduanya, Ustadzah Najmatun Nahdhah dan Ustadzah Rasyidah, masing-masing dinobatkan sebagai Pemimpin Muda Pembelajar dan Pemimpin Muda Terbaik I pada malam penutupan pelatihan yang diadakan di Gedung Dakwah Hidayatullah, Jl. Cipinang Cempedak I/14, Polonia, Jakarta Timur.
“Alhamdulillah, ini oleh-oleh pelatihan kami.”
Kalimat syukur tersebut melengkapi keterangan (caption) foto sertifikat apresiasi yang terkirim ke sebuah grup obrolan pada malam itu juga (24/2/2025).
“Masya Allah!”
“Masya Allah, barakallah, the best memang!”
Beberapa guru di grup tampak bergantian mengucapkan selamat dan turut gembira dengan capaian prestasi menggembirakan itu.
Dari penelusuran Media Center @Ummulqurahidayatullah, ternyata perjuangan mereka memang tidak sesederhana yang terlihat atau yang dibayangkan kebanyakan orang.
Layaknya bianglala yang butuh derai hujan lebih dahulu sebelum pelangi terbit dengan warna-warninya yang indah. Semua butuh proses dan perjuangan.
Informasi yang dihimpun media ini, rupanya mereka telah menunggu sejak dua tahun sebelumnya untuk mengikuti pelatihan itu.
Sepanjang itu, keduanya sudah dua kali mendaftar dan naasnya dua kali pula dibatalkan. Terbaru, sampai hari keberangkatan pun, mereka lagi-lagi dihubungi panitia yang mengkonfirmasi rencana meng-cancel kembali.
“Mohon maaf sebelumnya, berkaitan dengan Pelatihan Kepala Sekolah khususnya peserta akhwat tidak kami ikutkan karena kondisi tempat yang tidak memadai.”
Demikian bunyi pesan dari panitia seperti ditirukan oleh Ustadzah Najmatun Nahdhah, Kepala Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH) Raadhiyatan Mardhiyyah Putri tersebut, Senin (17/2/2025).
Ustadzah Najmah mengaku sempat kaget oleh pesan tersebut. Maksud hati ingin belajar dan menimba ilmu, malah dapat pesan seperti itu. Apalagi saat itu posisi mereka sudah di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.
Syukurnya, tak berselang lama, sebuah pesan baru datang meralat informasi sebelumnya.
“Afwan Ustadzah, info terbaru peserta akhwat sudah 6 orang jadi sudah memenuhi kuota. Selanjutnya peserta akhwat boleh mengikuti pelatihan,” tulis pesan itu.
Singkat cerita, Ustadzah Najmah dan Ustadzah Rasyidah (guru MI RM Putri Balikpapan) lalu ‘melebur’ bersama 135 peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pendidikan Hidayatullah selama dua hari di Jakarta.

Setelah itu, masih di tempat yang sama, keduanya kembali lanjut mengikuti empat hari Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah Hidayatullah se-Indonesia Angkatan ke-5 yang digelar bekerjasama dengan Hidayatullah Institute.
‘Alhamdulillah, rasanya seluruh lelah ini terbayarkan dengan ilmu yang bermanfaat dan pengalaman yang mengesankan serta wawasan yang begitu mencerahkan,” ucap Ustadzah Najmah yang juga salah seorang putri dari Ustadz Syamsu Rijal Palu (Pembina YPPH Balikpapan).* (Abu Jaulah/MCU)
Recent Comments