Seminar Parenting LPPH Gunung Tembak, Ini Pesan-pesannya


GUNUNG TEMBAK– Bangsa Indonesia masih berduka. Ujian Pandemi Covid-19 belum juga beranjak pergi. Tapi tugas mengabdi kepada negeri tidak boleh putus berhenti. Inilah yang melandasi kegiatan Seminar Parenting bagi tenaga pendidik di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan Hidayatullah (LPPH) Gunung Tembak, Balikpapan.

Kegiatan bertempat di Aula Prasmanan Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Sabtu (31/07/2021) dan dihadiri oleh para tenaga pendidik LPPH Gunung Tembak, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai perguruan tinggi.

Sambutan awal disampaikan oleh Masykur Suyuti, Ketua LPPH Gunung Tembak. Ia menyebut tenaga pendidik layaknya para pejuang yang bertempur di garis terdepan. Selain amanah yang berat, profesi guru dan dosen juga disebut senantiasa harus dijalani dengan penuh semangat. Secara khusus menyambut Tahun Ajaran Baru 2021-2022.

Untuk itu, Masykur lalu mengutip pesan sahabat Abdullah Bin Rawahah yang diteriakkan pada Perang Mu’tah. “Demi Allah sesungguhnya kita berperang melawan musuh-musuh kita bukan berdasarkan bilangan, kekuatan atau jumlah pasukan kita. Tapi kita memerangi mereka demi mempertahankan agama ini, yang dengan memeluknya, kita akan dimuliakan Allah.”

Dijelaskan Masykur, hari ini kondisi serupa kembali terjadi. Pendidikan secara umum didominasi oleh paham materialisme. Ia berhasil disulap menjadi satu industri oleh ekonomi kapital. Namun demikian itu tak boleh mengurangi semangat guru dan dosen di pesantren untuk tetap melakukan proses pendidikan dan pengkaderan.

“Sekolah kita mungkin kalah secara materi dan fasilitas. Tapi kita punya Allah yang Maha Kuasa untuk memenangkan pertarungan ideologi ini,” terang Masykur sambil mengutip surah Asy-Syuara [26]: 227. ”Hari ini kita bicara tentang keluarga di rumah, tentang hal-hal yang sederhana. Tapi siapa sangka, inilah justru modal kehebatan guru yang berprestasi di sekolah,” lanjutnya.

Dalam kesempatan sama, Ustadz Hamzah Akbar, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Ummul Qura, menyampaikan gagasan besarnya tentang peran pendidikan dalam meretas persoalan bangsa. Yakni Pendidikan Tauhid untuk semua kalangan. “Ini ide besar yang punya filosofi ideologis namun butuh penjabaran secara aktual di lapangan,” ucap Hamzah penuh semangat.

Sebagai pamungkas, Ustadz Zainuddin Musaddad tampil menyajikan materi parenting. Kegiatan mengusung tema “Guru Hebat, Sukses di Rumah Berprestasi di Sekolah”. Menurut Zainuddin, kinerja di sekolah merupakan efek dari kebahagiaan yang terpancar dari rumah. “Itulah makna qurrata a’yun. Keteladanan yang berjalan,” ujar Pendiri Rumah Qur’an Ahlul Jannah, Balikpapan.

“Jadi Sakinah Mawaddah dan lain sebagainya itu bukan dicari di luar rumah. Ia bukan kalimat yang ada di Makkah, Madinah, atau di langit ketujuh, apalagi di tempat-tempat wisata. Kebahagiaan itu dicipta di dalam rumah. Ia harus diprogramkan bersama keluarga,” terangnya kembali.

Untuk diketahui, selain kegiatan Parenting Guru/Dosen, LPPH Gunung Tembak juga memiliki beberapa program unggulan yang lain. Di antaranya adalah Sekolah Orang Tua atau biasa dikenal dengan Sekolah Ayah/Ibu. Ini dimaksudkan untuk menyapa para orang tua/ wali santri Hidayatullah Gunung Tembak. “Mohon doanya, semoga semua ikhtiar program ini bisa berjalan dengan baik,” tutup Sukman, Penanggung jawab program LPPH.* Mujtahidah/Koordinator Tim Media Ummul Qura Putri

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *