Lebih Dekat dengan Masyarakat, Baksos DEMA-SEMA STIS Hidayatullah di Panti Asuhan Nurul Ihsan

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat— Suasana ceria memenuhi Panti Asuhan Nurul Ihsan, Kelurahan Lamaru, Kota Balikpapan beberapa waktu lalu.

Sebanyak 24 anak menyambut kehadiran mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan dalam kegiatan Bakti Sosial Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak panti.

Bukan sekadar berbagi, kegiatan dikemas dengan suasana yang ringan dan menyenangkan melalui konsep belajar sambil bermain.

Anak-anak diajak berinteraksi, mengikuti permainan, serta belajar dan mempraktikkan doa-doa dalam keseharian.

Tanamkan Nilai-nilai Kebaikan

Tawa dan antusiasme anak-anak menjadi warna tersendiri sepanjang kegiatan. Di sela-sela permainan, mahasiswa juga berupaya menanamkan nilai-nilai sederhana tentang kebaikan dan kebersamaan.

Bagi anak-anak, kehadiran mahasiswa bukan hanya menghadirkan aktivitas baru, tetapi juga teman bermain dan belajar untuk mengisi hari mereka dengan keceriaan.

Ketua Yayasan Nurul Ihsan, Nur Wahid, menyambut baik kegiatan tersebut.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara Panti Asuhan Nurul Ihsan dan STIS Hidayatullah Balikpapan dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari silaturahim yang berkelanjutan.

“Semoga silaturahmi dengan STIS Hidayatullah Balikpapan tetap terjalin,” ungkapnya saat itu, Senin (10/8/2026).

Pengalaman Berharga

Bagi mahasiswa DEMA dan SEMA STIS Hidayatullah Balikpapan, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bahwa pengabdian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Terkadang, waktu yang diluangkan, permainan yang dibagikan, dan senyum yang diberikan sudah cukup untuk membuat seseorang merasa diperhatikan.

Hari itu, 24 anak tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar dan bermain bersama. Mereka juga meninggalkan cerita kecil tentang kebersamaan, sementara para mahasiswa pulang membawa pelajaran bahwa berbagi bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi tentang kehadiran yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.* (Antria/Media STIS/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *