Kemenkes – Kemenag Soft Launching Pesantren Sehat di Ponpes Hidayatullah Gn Tembak

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat – Sambut tahun ajaran baru, Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan luncurkan program Pesantren Sehat bagi seluruh santri/mahasiswa, guru/dosen, dan warga sekitar.
Soft launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Dr. H. Endi Suhendi, MA, Kepala Subdirektorat Satuan Pendidikan Muadalah Dan Pendidikan Diniyah Formal, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, di depan Gedung Unit Kesehatan Pesantren (UK-Tren) Hidayatullah, baru-baru ini.
Pantauan media Uqreat di lapangan, kegiatan ini sekaligus rangkaian dari Pendampingan Penyelenggaran Pogram Pesantren Sehat (Kamis, 2/7/2026) yang dihadiri langsung oleh Dina Agus Soelistijani, M.Kes. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur, Dinkes Kota Balikpapan, Kemenag Provinsi Kaltim dan Balikpapan, UPTD Puskesmas Teritip, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
“Kalau lihat gapura pesantren (Hidayatullah), sudah sehat ini. Yang perlu didampingi itu biasanya yang ISPA-nya tinggi, scabies tinggi, sanitasi masih bermasalah. Ini gerbangnya saja sudah luar biasa,” canda Endi Suhendi, dalam sesi sambutan, usai melihat suasana lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah yang dianggapnya luar biasa.

Pentingnya Layanan Kesehatan
Endi mengingatkan, perhatian terhadap pelayanan kesehatan santri dan guru-guru adalah bagian penting dari pelayanan pendidikan dan pengamalan nilai-nilai Islam. Bukan sekadar ilmu yang dipelajari secara teori saja.
“Literatur keislaman kita soal kesehatan itu sangat kuat. Anak-anak MI biasanya sudah hafal hadits itu, kesehatan bagian daripada keimanan. Tapi kadang masih saja buang sampah sembarangan. Itu berarti butuh sistem manajemen dan sosialisasi terus menerus,” terangnya.

Sehat & Ramah Anak
Senada, Dina Agus Soelistijani, M.Kes, pejabat Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berharap Pondok Pesantren Hidayatullah bisa menjadi model Pesantren Sehat dan Pesantren Ramah Anak.
“Harapannya begitu, minimal Ponpes Hidayatullah itu jadi model di Kalimantan Timur,” ungkapnya menitip harapan.
Menurut Dina, hal itu bisa dicapai dengan konsisten menjalankan amanah penyelenggaraan Trias UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Yakni, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.
Selain sesi diskusi dan launching UK-Tren, rombongan tamu berkesempatan menikmati suasana asri lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah dengan pemandangan ikonik berupa hamparan danau dan kubah kembar Masjid Ar-Riyadh.
Selain itu, rombongan juga meninjau secara langsung lokasi dapur umum yang dikelola oleh santri putri serta pelayanan UKS di asrama mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan.* (Abu Jaulah/@Uqreat)
Recent Comments