Anggota DPR RI Dr Hetifah Gelar NGOPI “AI” Bareng STIS Hidayatullah

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Dr. Ir. Hj. Hetifah Sjaifudian, MPP, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, menggelar acara NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bertajuk “Cerdas Berteknologi, Bijak Berinovasi: Peran Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan”.

Berlangsung di Aula Prasmanan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Teritip, Kota Balikpapan, Selasa (27/10/2026).

Hadir sebagai pemateri yaitu Bambang Herlandi, S.Kom., Gr., MCE. yang membawakan tema “Cerdas Berteknologi, Bijak Berinovasi: Peran Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan”.

Turut hadir Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Dr Arfan AU, Ketua STIS Hidayatullah Ustadz Rizky Kurnia Syah, perwakilan guru – dosen, serta ratusan mahasiswa-mahasiswi.

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan pemanfaatan teknologi di kalangan mahasiswa menjadi sorotan dalam kegiatan itu.

Menurut Dr Hetifah, AI merupakan tantangan sekaligus peluang pada masa kini termasuk bagi kalangan pondok pesantren dan perguruan tinggi.

“Bagaimana kita menghasilkan sumber daya manusia yang bukan saja unggul secara ilmu pengetahuan tapi juga berakhlak mulia,” ujar Dr Hetifah saat ditemui usai acara tersebut.

“Saya bangga bisa hadir di Hidayatullah,” tambahnya.

Bijak Berteknologi

Mengangkat tema kecerdasan buatan, kegiatan ini menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya mahasiswa memahami perkembangan teknologi sekaligus menggunakannya secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, saya dan kawan-kawan berterima kasih banyak ya dengan kehadiran Bunda (Hetifah) di tempat ini, memberikan banyak hal di antaranya pencerahan terkait dengan bagaimana kita sebagai pendidikan Islam itu mampu menggunakan kecanggihan teknologi hari ini (seperti) digitalisasi dan sebagainya,” ujarnya.

“Dengan kegiatan ini kita juga dibantu bagaimana menggunakan AI itu secara maksimal dengan kompetensi yang kita miliki,” tambah Dr Arfan.

Tantangan sekaligus Peluang

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan menghadirkan berbagai peluang dalam dunia pendidikan, termasuk mendukung proses pembelajaran, memperluas akses informasi, dan mendorong lahirnya inovasi.

Namun, pemanfaatannya juga perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, serta tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Melalui kegiatan NGOPI, mahasiswa diharapkan dapat melihat perkembangan kecerdasan buatan bukan sekadar sebagai tantangan, melainkan juga sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan melibatkan sejumlah institusi yakni DPR RI, Kementerian Agama Republik Indonesia, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, STIS Hidayatullah, dan tentunya YPPH Balikpapan selaku tuan rumah.* (SKR/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *