Spirit “Adh-Dhuha”, LKSA Hidayatullah YPPH Balikpapan Prioritaskan Santunan Anak Yatim-Piatu & Dhuafa

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Memprioritaskan santunan anak yatim piatu serta kalangan tidak mampu (dhu’afa) menjadi salah satu program sekaligus perhatian penting Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan.
Hal itu menjadi penekanan Ustadz Dr Arfan sejak awal-awal kepemimpinannya sebagai Ketua YPPH Balikpapan periode saat ini.
Selain sebagai perintah agama, dikatakan oleh Ustadz Arfan, perhatian terhadap anak yatim-piatu dan dhuafa merupakan warisan luhur dari Pendiri Hidayatullah, KH. Abdullah Said, yang dikenal dengan program “Spirit Adh-Dhuha”.
“Alhamdulillah, hari ini meski penuh kesederhanaan, tapi rasanya sungguh membahagiakan bisa berkumpul bersama adik-adik semua,” ucap Ustadz Arfan pada kegiatan “Makan Bersama Anak Yatim Piatu” di Hall Utama Gedung WKP, Kel. Teritip, Kota Balikpapan yang diinisiasi oleh LKSA Hidayatullah beberapa waktu lalu.
Kisah Nyata
Di hadapan para santri yang berjumlah puluhan tersebut, Ustadz Arfan lalu berbagi true story atau kisah hidupnya semasa nyantri di Gunung Tembak era tahun 1990-an dahulu.
“Apa yang adik-adik rasakan sekarang, itu kami juga rasakan dahulu,” ungkap ustadz yang juga doktor pendidikan jebolan Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini.
Menurutnya, tak mudah menjadi santri yang dituntut bisa langsung mandiri tanpa dukungan orangtua. Apalagi menuntut ilmu memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Tetapi itulah, kata Ustadz Arfan, yang mendorong mental dan keterampilan para santri itu muncul dengan sendirinya.
“Tidak mudah, tapi itulah sesungguhnya yang melahirkan karakter kesabaran dan ketangguhan. Jadi para santri jangan larut dalam kesedihan. Kalian justru harus buktikan dengan prestasi-prestasi,” lanjut Ustadz Arfan memotivasi.
“Kalau zaman santri dahulu, kondisi tersebut melahirkan kreativitas berkebun tanam sayur, jagung, singkong, ubi jalar, dan macam-macam. Bahkan sebagian besar santri dulu itu bukan cuma tukang cangkul, tapi mereka juga jago bertukang sampai pintar memasak,” ucapnya memandangi para santri yatim sambil tersenyum.
Wadah Ta’aruf
Pantauan media @Uqreat, acara yang dipenuhi oleh lima puluhan santri yatim tersebut juga dihadiri oleh H. Rukman Badaruddin (Ketua RT. 46 Teritip), Ustadz Hidayat Jaya Miharja (Kabiro Humas YPPH), Ustadz Hamimal Mustafa Rizki (Ketua LKSA Hidayatullah), dan sejumlah pengurus YPPH Balikpapan lainnya.
Selain mendengar motivasi dari Ustadz Arfan, acara ini juga menjadi wadah untuk para santri saling bertaaruf. Selanjutnya ada kegiatan muraja’ah hafalan dan makan siang bersama.
Terlihat saat itu, Ahad (15/2/2026), Ustadz Dayat Harja menyalami satu per satu santri-santri tersebut sambil menanyakan beberapa hal dan kebutuhan mereka.
Sesekali, terlihat Kahumas YPPH tersebut juga mengusap secara perlahan kepala para santri seraya mendoakan mereka dengan penuh ketulusan.* (Abu Jaulah/@Uqreat)
Recent Comments