Pelepasan Pengasuh Santri Putri Raadhiyatan Mardhiyyah Putri, Dipesankan Jaga Hijab & Keikhlasan

Acara pelepasan pengasuh santri putri Raadhiyatan Mardhiyyah di Masjid Nurul Mukhlisin, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Senin, 28 Dzulqa’dah 1446 H (26/5/2025).* [Foto: Novita/DP3/MCU]

Ummulqurahidayatullah.id– Acara pelepasan pengasuh santri putri Raadhiyatan Mardhiyyah digelar di Masjid Nurul Mukhlisin, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, baru-baru ini.

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk penghargaan atas berakhirnya masa tugas para pengasuh, serta sebagai ajang penyampaian pesan dan kesan sebelum mereka melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Kegiatan pada Senin, 28 Dzulqa’dah 1446 H (26/5/2025) ini dihadiri oleh Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan Hidayatullah (LPPH), Ketua Departemen Pendidikan dan Pengkaderan Putri (DP3), seluruh dewan guru dari jenjang KB/RA, MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri, SMH (MTs–MA–UM), serta seluruh santri MTs dan MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putri.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Pendidikan dan Pengkaderan Putri (DP3), Ustadzah Irma.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pengasuh selama masa tugasnya.

Ia juga mengingatkan agar hubungan silaturahim dengan para asatidzah tetap terjaga meskipun masa pengabdian telah selesai.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan selama ini, dan berharap hubungan silaturahmi tetap terjaga,” ujar Ustadzah Irma.

Ia juga memberikan motivasi agar para pengasuh tetap melanjutkan pendidikan dengan semangat, walaupun tidak bersamaan waktunya dengan teman seangkatannya.

Belajar dari Pengalaman

Penguatan disampaikan oleh Ketua LPPH, Ustadz Masykur. Ia menekankan pentingnya para alumni dan pengasuh yang telah menyelesaikan tugasnya untuk memiliki prinsip hidup yang kuat.

“Tanpa prinsip, seseorang akan mudah terpengaruh oleh kondisi di luar. Tapi dengan prinsip yang kokoh, insyaAllah akan lebih kuat dalam menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Sebaliknya, dengan prinsip yang kokoh, seseorang akan tetap teguh dan tidak mudah tergoda oleh gemerlap dunia, sehingga dapat meraih keberhasilan dunia dan akhirat.

Ia juga mengangkat pelajaran dari Al-Qur’an tentang keledai, yang tidak akan terjatuh dua kali di lubang yang sama.

Hal ini menjadi perumpamaan agar para alumni senantiasa belajar dari pengalaman dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Potensi Alumni

Ustadz Masykur menyampaikan bahwa penugasan bukanlah bentuk ujian iman semata, melainkan tanggung jawab besar karena para alumni memiliki potensi untuk berperan aktif di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai seperti hijab dan keikhlasan dalam menuntut ilmu. Ia menyampaikan bahwa motivasi dalam belajar akan memengaruhi hasil yang diperoleh.

“Akan berbeda hasilnya antara orang yang belajar karena amanah dari Allah dengan mereka yang sekadar memenuhi kewajiban pribadi,” jelasnya.

Pesan yang sama juga ditujukan kepada para guru dan pengasuh.

Menurutnya, jika seseorang hadir hanya sekadar untuk menggugurkan kewajiban, maka ia akan melihat semua yang dihadapi sebagai masalah dan tidak akan menemukan solusi.

Sebaliknya, keikhlasan dan kesadaran tentang amanah akan membuka jalan kebaikan dan pertumbuhan diri.

Kesan Santriwati Pengabdian

Sesi kesan dan pesan diwakili oleh Anisa Salsabila, salah satu pengasuh yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Ia menyampaikan rasa syukur atas pengalaman yang diperoleh selama satu tahun mengabdi.

“Banyak pelajaran yang kami dapatkan dari para ustadzah maupun dari para santri. Tempat ini telah menjadi ruang belajar yang memperkaya pengalaman kami,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada para guru dan santri atas bimbingan dan kerja sama selama masa tugas.

Acara berjalan dengan tertib dan lancar, dan menjadi penutup resmi bagi masa tugas para pengasuh santri putri di lingkungan Raadhiyatan Mardhiyyah.* (Novita Sari/Media DP3/MCU)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *