Mawahid 2025, Mahasiswi STIS Hidayatullah Ikuti Tur Studi International ke Malaysia – Thailand

Ummulqurahidayatullah.id- Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti pelepasan resmi delegasi “Mawahid 2025” dari Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan pada Ahad (15/6/2025).
Acara yang berlangsung di kampus STIS Hidayatullah, Teritip, Balikpapan, ini menjadi penanda dimulainya perjalanan ilmiah dan budaya para mahasiswi terpilih dalam program “International Study Tour” ke Malaysia – Thailand.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan hangat dari jajaran dosen, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Abul A’la Maududi, M.Pd., dan Ketua Lembaga Pendidikan dan Perkaderan (LPP) Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Masykur Suyuti, Lc., M.Pd.I.
Representasi STIS Hidayatullah
Para ustadz menyampaikan pesan-pesan motivasi serta harapan besar atas kontribusi mahasiswi dalam memperkuat representasi STIS Hidayatullah di kancah internasional.
Setelah itu, dilangsungkan pembacaan doa keberangkatan, dipimpin oleh salah seorang dosen senior sebagai bentuk ikhtiar spiritual sebelum memulai perjalanan jauh.
Perjalanan edukatif ini didampingi langsung oleh Wakil Ketua I STIS Hidayatullah Balikpapan, Ustadz M.Rizky Kurnia Sah, S.H.I., M.E dan Ustadzah Dinul Qaiyimah, S.T. menjadi pengarah para delegasi untuk bisa sukses berkegiatan dengan aman.
Rombongan yang berjumlah 9 mahasiswi dan 2 pendamping kemudian bergerak menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, untuk melakukan proses check-in, imigrasi, dan boarding menuju Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Malaysia.
Para peserta tampak antusias dan siap menghadapi pengalaman baru yang akan memperluas wawasan mereka di luar negeri.
Ketua rombongan, Zulfitrah menyampaikan, program ini bukan sekadar perjalanan, melainkan bagian dari misi pendidikan dan dakwah global.
“Kami membawa semangat belajar dan kolaborasi. Ini adalah kesempatan langka untuk menyerap langsung pengalaman pendidikan dan budaya dari negara lain,” ujarnya saat memberikan sambutan sebelum keberangkatan.
Jaga Adab
Lebih lanjut, Zulfitrah menekankan pentingnya menjaga adab, etika, dan semangat keislaman selama menjalani agenda internasional ini.
Ia juga berharap agar seluruh peserta dapat menjadi duta yang mencerminkan nilai-nilai STIS Hidayatullah.
“Di manapun kaki kita berpijak, akhlak adalah identitas utama yang harus kita jaga. Kita hadir membawa nama kampus, bangsa, dan Islam,” tegasnya.
Selama di Malaysia dan Thailand, rombongan mahasiswi akan mengikuti serangkaian kegiatan akademik, kunjungan ke lembaga pendidikan Islam, serta dialog budaya lintas negara.
Perluas Cakrawala & Jaringan
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperluas cakrawala pemikiran dan mempererat jaringan keilmuan internasional.
Keberangkatan ini merupakan bagian dari komitmen STIS Hidayatullah dalam mendorong globalisasi pendidikan Islam yang tetap berakar pada nilai-nilai syariah.
Dukungan penuh dari sivitas akademika, orang tua, dan masyarakat menjadi kekuatan moral yang menyertai langkah para delegasi.
Seluruh pihak memohon doa agar perjalanan ini berjalan lancar, penuh keberkahan, serta membawa manfaat besar bagi peserta dan institusi.
Diharapkan, semoga misi ilmu dan dakwah ini menjadi tonggak bagi kontribusi STIS Hidayatullah di tingkat regional dan internasional.* (Qonita/STIS/MCU)
Recent Comments