Ma’had Tahfiz Al-Fateh Malaysia Studi Banding ke Ponpes Hidayatullah Balikpapan

Pengurus Ma’had Tahfiz Al-Fateh Ustadz Mohamad Azzam Anwar bin Mohamad Mathurudi dan Pengetua Maahad Tahfiz Al-Fateh Ustadz Ahmad Lutfi bin Paridin berfoto bareng pengurus Pesantren Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Rabu, 9 Dzulqaidah 1446 H (7/5/2025).* [Foto: @SKRsyakur/@Ummulqurahidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id– Pengurus Maahad (Ma’had) Tahfiz Al-Fateh Malaysia melakukan studi banding ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Studi banding itu berlangsung selama 3 hari, Senin – Rabu, 7-9 Dzulqaidah 1446 H (5-7/5/2025).

Hadir langsung dari Malaysia yaitu Ustadz Mohamad Azzam Anwar bin Mohamad Mathurudi (Pengurus Ma’had Tahfiz Al-Fateh) dan Ustadz Ahmad Lutfi bin Paridin (Pengetua Ma’had Tahfiz Al-Fateh).

Di antara agendanya yaitu berdiskusi dan berbagi pikiran terkait pengelolaan dakwah dan tarbiyah.

Pada diskusi formal dan informal itu, hadir Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Ustadz Hamzah Akbar, Sekretaris YPPH Ustadz Abul A’la Maududi, Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan Hidayatullah (LPPH) Balikpapan, Ustadz Masykur, pengurus Ma’had Tahfizhul Qur’an Ahlus Shuffah Gunung Binjai Ustadz Raihan, serta sejumlah guru Hidayatullah lainnya.

Apresiasi Hidayatullah

Pada Selasa (6/5/2025) bakda subuh, Ustadz Ahmad Lutfi didaulat bertaaruf dan menyampaikan nasihat di Masjid Ar-Riyadh.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan Ponpes Hidayatullah.

“Saya ucapkan ribuan syukran jazilah,” ujar Ustadz Ahmad Lutfi di depan jamaah Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Gunung Tembak.

“Kami di sini studi banding,” ujarnya menjelaskan tujuan kehadirannya, “(Terkait) bagaimana santri-santrinya mencari ilmu dan lain sebagainya.”

Pada Rabu (7/5/2025) bakda subuh, giliran Ustadz Mohammad Azzam Anwar didaulat bertaaruf dan menyampaikan nasihat.

“Terima kasih kami ucapkan kepada ustadz, pengurus, dan pemimpin (Hidayatullah),” ujar Ustadz Azzam.

Disambut Baik

Ketua LPPH Balikpapan, Ustadz Masykur, mewakili Ponpes Hidayatullah menyambut baik kehadiran para pengurus Ma’had Tahfiz Al-Fateh Malaysia di Gunung Tembak.

“Di Gunung Tembak, Balikpapan ini sebagai pusat (kultural) Hidayatullah, maka semua jenjang pendidikan ada. Mulai dari usia 2 tahun, PAUD/Kelompok Bermain/TK, MI, MTs, MA, sampai (Sekolah Tinggi) untuk mahasiswa,” ujarnya memperkenalkan secara singkat profil Ponpes Hidayatullah khususnya terkait pendidikan.

“Jumlah semua santri kita ada 2.000 lebih. Guru dan dosen ada di kisaran hampir 500 pengajar di semua jenjang Pendidikan,” tambahnya dalam diskusi perdana di Kantor Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Senin (5/5/2025).

Pada sesi terakhir, Rabu pagi, kedua pihak saling memberikan hadiah dan kenang-kenangan atas kegiatan tersebut.

Suasana taaruf pihak Ma’had Tahfiz Alfateh di Kantor YPPH Balikpapan, Gunung Tembak, Senin, 7 Dzulqaidah 1446 H (5/5/2025).* [Foto: @SKRsyakur/@Ummulqurahidayatullah]

Sekilas Mahad Tahfiz Al-Fateh

Sebagai informasi, berdasarkan rilis resminya, Ma’had Tahfiz Al-Fateh (Al-Fateh) merupakan sebuah proyek yang melahirkan pelajar, pendakwah serta penghafal Al-Qur’an yang bukan sahaja menghafal, tapi juga memahami dan mengamalkan apa yang terkandung di dalam Al-Qur’an.

Ma’had Tahfiz ini juga adalah sebahagian besar daripada proyek pembinaan Kompleks Latihan Pendakwah dan Tahfiz Bersepadu yang diuruskan oleh Pusat LatihanTahfiz Bersepadu Sdn Bhd (PLTB).

Al-Fateh telah berdaftar di bawah Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) .

Al-Fateh terletak di Lot 922, SungaiBertam, Jalan BelakangPusat Pertanian, 44300, Batang Kali, Selangor, Malaysia.

“Pada tahun 2023, Ma’had Tahfiz ini mempunyai 100 orang pelajar lelaki dan perempuan yang berumur 13 tahun hingga ke 16 tahun,” bunyi keterangan resmi Al-Fateh diterima Media Center @Ummulqurahidayatullah.* (SKR/MCU)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *