Innalillahi… Ustadzah Aida Chered, Istri Pendiri Hidayatullah, Wafat di Hari Jumat

Ustadzah Aida Chered, istri dari Pendiri Hidayatullah KH Abdullah Said, wafat pada hari Jumat (17/09/2021) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. [Foto: Muh. Abdus Syakur/MCU]

BALIKPAPAN– Istri dari Pendiri Hidayatullah KH Abdullah Said, yaitu Ustadzah Aida Chered, berpulang ke Rahmatullah pada hari Jumat (17/09/2021).

“Innalillahi wainnailaihi rajiun. Maafkan Ibu, Ibu sudah meninggalkan kita di hari yang mulia ini. Insya Allah, Ibu sudah memaafkan kita semua,” ujar salah seorang putra Almarhumah, Ustadz Fathun Qorib, lewat pesan suaranya pada Jumat siang Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Almarhumah menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur. “(Ibunda wafat di) RSPB sekitar jam 11.30-an (WITA),” ujar Fathun yang juga Ketua Yayasan Ittihaadi Mardhatillah Balikpapan ini kepada Media Center UmmulQura (MCU) bakda Jumat waktu Balikpapan.

“Izinkan kami menyampaikan pesan terakhir dari Ibunda kami. Salam permohonan maaf dari beliau untuk semua,” kata Fathun juga lewat WhatsApp-nya.

Ustadzah Aida Chered puluhan tahun mendampingi suaminya, KH Abdullah Said, dalam memperjuangkan dakwah Islam lewat Hidayatullah. Kiai Abdullah Said lebih dulu berpulang ke Rahmatullah pada tahun 4 Maret 1998 silam di Jakarta.

“Menurut catatan orang tua beliau, Ibunda lahir 27 Ramadhan 1367 H,” ujar Fathun.

Almarhumah rencananya dimakamkan di Balikpapan.

Pantauan Media Center UmmulQura (MCU), warga kampus Hidayatullah UmmulQura Gunung Tembak, tempat dimana Hidayatullah didirikan KH Abdullah Said sejak 50 tahun lalu, tampak berkabung. Duka menyelimuti langit pondok pesantren yang tampak agak mendung.

“Terakhir (beliau) menyapa kami di reuni aspuri…,” ungkap Mujtahidah, salah seorang ustadzah di Gunung Tembak, menyampaikan belasungkawanya.

Ucapan dukacita mengalir sederas linangan air mata di berbagai media sosial hingga berita ini ditulis. Kami masih menunggu informasi resmi dari pihak keluarga dan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan terkait prosesi fardhu kifayah termasuk pemakaman Almarhumah, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi.* (Muh. Abdus Syakur/MCU)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *