Syeikh Palestina Kunjungi Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak

Ummulqurahidayatullah.id– Masjid Ar-Riyadh Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak kedatangan dua tokoh muda asal Palestina, Syeikh Abdurrahman Al-Mashharawi dan Syeikh Belal Al-Ramli, Jumat, 16 Ramadhan 1444 (07/03/2023) subuh.

Dalam kunjungan itu, Syeikh Abdurrahman didaulat menjadi imam shalat subuh berjamaah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakannya begitu merdu dan fasih.

Usai shalat subuh, keduanya bersilaturahim langsung dengan jamaah Masjid Ar-Riyadh.

“Sangat senang bisa berkunjung ke sini, bagaimana nikmatnya merasakan beribadah dengan enak, di sisi lain saudar-saudara kita berjuang untuk berita beribadah,” ungkap Syeikh Belal di mimbar masjid sebagaimana diterjemahkan oleh Bagus Wicaksono.

Syeikh Belal merupakan Perwakilan resmi Darul Quran Alkarim Wassunnah-Palestina, diIndonesia dan Malaysia.

Setelah penyampaiannya di mimbar Masjid Ar-Riyadh, pembawa acara, Imam Muhammad, melakukan pelelangan infaq untuk Baitul Maqdish. Sejumlah souvenir dilelang dengan harga penawaran bervariasi.

“Ayo bapak-bapak. Jangan sampai kehilangan momen di hari berkah ini. Ini hari Jumat dan asli buatan tangan ibu-ibu di Palestina,” pancing Imam muhammad kepada seluruh jamaah shalat shubuh itu.

Pada lelang itu “terjual” 1 lukisan, 1 syal, dan 1 sajadah asli buatan tangan ibu-ibu di Baitul Maqdis.

Ustadz Sujaib Saud, salah seorang pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, bergerak cepat. Ia langsung berdiri menyatakan kesiapan mem-booking sajadah yang dilelang dengan pemberian dana infaq sejumlah nilai tertentu.

Hal itu rupanya membuat iri Pemimpin Umum Hidayatullah.

“Pak Sujaib ngambil duluan sajadah. Saya tadi mau ngambil duluan sajadah itu sebenarnya,” ungkap Pemimpin Umum saat naik ke mimbar usai pelelangan itu.

Dalam sambutannya di mimbar Masjid Ar-Riyadh, Pemimpin Umum Hidayatullah merasa karena karena warga Hidayatullah masih memiliki kepedulian terhadap Palestina dan semangat berinfaq.

“Alhamdulillah lebih duluan ngambil berkah di hari Jumat ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya keberadaan Masjid Al-Aqsha dan kepedulian umat Islam di berbagai penjuru dunia. Sehingga, sudah seharusnya warga terpanggil berinfaq untuk pembebasan Masjid Al-Aqsha.* (MUAS/SKR/MCU)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *