SMH RM Putra Gelar Tasyakuran Lulusan Angkatan ke-33 MA & 35 MTs Tahun 2025

Ummulqurahidayatullah.id– Sekolah Menengah Hidayatullah Raadhiyatan Mardhiyyah (SMH RM) Putra Balikpapan menggelar tasyakuran angkatan ke-33 Madrasah Aliyah dan angkatan ke-35 Madrasah Tsanawiyah.
Tasyakuran ini mengusung tema “Meraih Masa Depan Gemilang dengan Al-Qur’an, Cerdas dengan Ilmu, Santun dengan Adab”.
Tasyakuran kelulusan ini sebagai bentuk syukur atas berakhirnya masa pendidikan bagi siswa-siswi tingkat MA dan MTs tahun ini. Digelar di Ballroom Cheng Hoo Universitas Mulia, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Ahad, 5 Dzulhijjah 1446 H (1/6/2025) pagi.
Hadir langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan H. Masrivani, S.Ag., M.H., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Balikpapan Sinta Ningsih, Pengawas MTs dan MA Kemenag Kota Balikpapan Nanik Mutiani, M.Pd., Ketua YPPH Balikpapan Ustadz Hamzah Akbar, Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan Hidayatullah Balikpapan Ustadz Masykur, Kepala SMH RM Putra Ustadz Sukman, Ketua Komite SMH RM Putra Ustadz M Taufik, Ketua Departemen Pendidikan dan Pengkaderan Putri Ummulqura Ustadzah Irma, Kepala SMH RM Putri Ustadzah Najmatun Nahdhah, para guru, serta orang tua/wali santri.
Sebanyak 97 orang diwisuda pada acara ini. Yaitu 62 santri dari MTs dan 35 santri dari MA.
“Selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren ini,” ujar Ustadz Sukman dalam sambutannya.
Harapan kepada Para Santri
Ustadz Hamzah menitip harapan kepada para santri agar tetap menjaga nilai-nilai kepesantrenannya meskipun telah berpindah tempat belajar nantinya.
Antara lain, para santri diminta menjaga adab dan tradisi keilmuan di manapun berada.
“Adab dan ilmu kalau keduanya bisa dikemas menjadi sumbu kekuatan yang besar. (Santri) Bisa survive dalam keadaan apapun,” ujarnya.
Pesan Kepala Kemenag
Kepala Kemenag Balikpapan mengapresiasi para santri dan pondok pesantren Hidayatullah.
Ia mengajak para santri memanfaatkan bekal di pondok pesantren untuk bertahan dalam kehidupan di luar pesantren.
“Bersyukurlah anak-anakku semuanya kita telah belajar, diberi kesempatan dididik di ma’had apalagi berada di Hidayatullah, sebuah pondok pesantren yang tentunya tidak ada yang tidak kenal namanya Hidayatullah,” ujar H Masrivani.
Semarak
Acara tasyakuran ini berlangsung semarak dengan suasana penuh kehangatan.
Berbagai penampilan dihidangkan panitia di atas panggung. Antara lain pidato berbagai bahasa yang diperankan dengan begitu antusias oleh sejumlah santri peserta tasyakuran.
Ada pula pembacaan puisi oleh santri MTs dan penampilan tim nasyid MA.
Diadakan pula prosesi pemberian piagam tahfizh untuk seluruh peserta tasyakuran dan pemberian piagam bagi santri berprestasi.
Salah seorang orang tua santri menyampaikan kesan dan pesan mendalam mewakili para orang tua/wali santri.
Acara ini berlangsung mulai sekitar pukul 8.00 WITA dan berakhir menjelang waktu zuhur.* (SKR/Media Center @UmmulquraHidayatullah)
Recent Comments