Silaturahim Syawal Diyakini Kunci Umur Panjang & Rezeki Melimpah

Ustadz Amin Mahmud pada acara Silaturahim Syawal 1446 H di Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, Sabtu (12/4/2025) pagi.* [Foto: @SKRsyakur/@Ummulqurahidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id– Silaturahim Syawal di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur digelar dengan semangat persaudaraan yang mendalam, Jumat-Ahad, 12-14 Syawal 1446 H (11-13/4/2025).

Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang bertemu, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga tali ukhuwah sebagai sumber keberkahan hidup.  

Ustadz Amin Mahmud, salah seorang tokoh senior Hidayatullah, yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, menegaskan bahwa silaturahim memiliki manfaat luar biasa dalam kehidupan. 

“Paling tidak ada 7 hingga 10 manfaat besar dari silaturahmi,” ujarnya dalam tausiyahnya pada acara Silaturahim Syawal 1446 H di Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, Sabtu (12/4/2025) pagi.

Salah satunya adalah rahasia panjang umur dan melimpahnya rezeki.  

Ustadz Amin Mahmud pun berbagi kisah inspiratif saat bertugas di Palembang.

Saat itu, ia diberi nasihat untuk sering bersilaturahim. “Nanti akan dapat rezeki,” katanya mengulang pesan tersebut.

Rezeki, lanjut Ustadz Amin, tidak selalu berupa uang. Informasi baik, pertolongan, atau bahkan kesempatan besar bisa menjadi bentuk lain dari karunia Allah melalui silaturahim.

Suasana keakraban penuh ukhuwah kader Hidayatullah pada momen Silatwal 1446 H di Gunung Tembak, Balikpapan, Ahad, 14 Syawal (13/4/2025).* [Foto: @SKRsyakur/@Ummulqurahidayatullah]

Sebagai contoh, Ustadz Amin pernah bersilaturahim dengan seorang jamaah yang memiliki tanah dekat bandara. Namun, ternyata tanah tersebut sedang dalam sengketa. Setelah bersilaturahim dengan teman lainnya di tempat yang lebih jauh, ia menemukan ‘harta karun’ tak terduga.

“Tanah saya luas sekali, masih hutan, 2,5 hektare. Kalau Ustadz mau bikin pesantren, saya serahkan (tanah itu),” kata temannya. Meskipun lokasinya belum tersentuh listrik dan jalannya masih tanah, momen itu menjadi berkah besar bagi perjuangan dakwah.  

“Ucapan Nabi tentang silaturahmi benar-benar saya rasakan manfaatnya hingga usia 73 tahun ini,” tutur Ustadz Amin dengan senyum penuh syukur.

Baginya, silaturahim bukan sekadar tradisi, tetapi cara meraih kebaikan dunia dan akhirat.  

Pesan ini ringan namun mendalam. Bahwa saat kita rawat silaturahim, diyakini akan selalu ada pintu rezeki yang siap dibuka oleh Allah.* (Herim/@Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *